Gubernur Khofifah Serahkan Penghargaan, Dua Delegasi Bondowoso Juara di Ajang Peternakan Jatim
LIMADETIK.COM, BONDOWOSO – Kabupaten Bondowoso meraih dua penghargaan dalam ajang peternakan tingkat Jawa Timur 2026. Salah satunya diraih Indra Wijaya, penggagas inovasi Manajemen Ternak Pedet Jadi Induk (MAT PECI), yang dinobatkan sebagai juara I kategori Inseminator Terbaik.
Penghargaan diserahkan langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.
Selain Indra, kelompok ternak Beddoes Merah dari Desa Ramban Kulon, Kecamatan Cermee, juga berhasil meraih penghargaan di ajang yang sama.
Bagi Indra, penghargaan ini menjadi pencapaian tersendiri karena baru pertama kali mengikuti kompetisi tingkat Jawa Timur.
“Sangat bersyukur bisa mendapatkan penghargaan ini. Tentu ini berkat kerja sama tim yang maksimal. Ini baru pertama kalinya saya ikut lomba tingkat Jatim dan alhamdulillah bisa menjadi juara,” kata Indra pada Limadetik.com, Selasa (13/10/2026).
Indra mengembangkan MAT PECI sebagai pendekatan untuk membantu peternak meningkatkan kepemilikan sapi indukan produktif. Gagasan tersebut mulai digodok pada 2015 dan diluncurkan pada 2026.
Melalui inovasi itu, peternak didorong memanfaatkan hasil penjualan pedet untuk membeli sapi indukan yang siap dikawinkan. Dengan cara tersebut, usaha peternakan diharapkan tidak hanya bergantung pada penjualan anak sapi, tetapi berkembang melalui penambahan aset ternak secara bertahap.
“Ke depan saya akan lebih giat lagi menularkan metode MAT PECI ini ke para peternak, minimal di wilayah kerja Sumberwringin,” ujarnya.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Bondowoso, Hendri Widotono, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan yang diraih Indra menjadi hasil kerja tim dalam mengembangkan inovasi peternakan di daerah.
“Penghargaan ini bukti bahwa kerja tim di Bondowoso berhasil. Dengan program MAT PECI, harapan ke depan kita bisa praktikkan menyeluruh di Bondowoso. Satu desa, satu MAT PECI untuk mendongkrak populasi ternak sapi,” kata Hendri.
Hendri menambahkan, dengan raihan kelompok ternak Beddoes Merah, dua delegasi Bondowoso berhasil membawa pulang penghargaan.
“Selain MAT PECI, kita juga menggaet juara untuk kategori kelompok ternak, yaitu Beddoes Merah di Desa Ramban Kulon, Kecamatan Cermee. Alhamdulillah, dua delegasi kita keluar sebagai juara. Kami akan aplikasikan inovasi ini untuk mewujudkan swasembada pangan, dari Bondowoso untuk Indonesia,” ungkapnya.
Pemerintah daerah berharap inovasi MAT PECI dapat diterapkan lebih luas untuk mendukung pengembangan peternakan rakyat dan pemulihan populasi sapi di Bondowoso.
Penulis : Bud
Editor : Wahyu








