Bea Cukai Juanda Gagalkan Penyelundupan 990 Gram Sabu dan 1.089 Butir Ekstasi dari Kuala Lumpur
LIMADETIK.COM, SIDOARJO – Bea Cukai Juanda bersama Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I dan Satgaspam Lanudal Juanda menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dari Kuala Lumpur, Malaysia, menuju Surabaya.
Dalam penindakan di Terminal 2 Kedatangan Bandara Internasional Juanda pada Rabu (29/07), petugas mengamankan seorang penumpang berinisial DI (21).
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan empat bungkus kristal putih dengan berat bruto sekitar 990 gram yang diduga merupakan sabu atau metamfetamina.
Petugas juga menemukan empat bungkus berisi 1.089 butir yang diduga merupakan ekstasi atau MDMA.
Narkotika tersebut disembunyikan menggunakan modus body strapping, yakni dililitkan pada bagian perut, dada, dan punggung dengan menggunakan korset.
Penindakan berawal dari analisis risiko terhadap penumpang pesawat rute Kuala Lumpur–Surabaya yang tiba sekitar pukul 11.16 WIB.
DI kemudian diarahkan ke jalur merah untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam. Saat dilakukan body tapping, petugas mencurigai adanya barang yang disembunyikan di balik pakaian penumpang.
Hasil pengujian awal menggunakan Narcotics Identification Kit (NIK) dan alat Rigaku menunjukkan kristal putih tersebut positif mengandung metamfetamina, sedangkan tablet yang ditemukan positif mengandung MDMA.
Tersangka bersama seluruh barang bukti selanjutnya diserahterimakan kepada Satgaspam Lanudal Juanda untuk proses penyidikan dan pengembangan jaringan.
Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I, Rusman Hadi, mengatakan pihaknya akan terus memperkuat pengawasan berbasis intelijen dan analisis risiko.
“Bea Cukai akan terus memperkuat pengawasan berbasis intelijen dan analisis risiko serta bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk mencegah masuknya barang terlarang yang dapat mengancam keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Pengungkapan tersebut menjadi bagian dari upaya memperketat pengawasan di pintu masuk negara serta mencegah peredaran narkotika di masyarakat.
Penulis : BC Jatim
Editor : Wahyu











