Baznas Jatim Timur Kolaborasi dengan Baznas Sumenep Bantu Warga Desa Langsar yang Krisis Air Bersih

- Penulis

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr Achmad Fauzi Wongsojudo mengisi langsung tempat air warga dibantu Ketua Baznas Sumenep Ahmad Rahman (berkaos putih)

Bupati Sumenep Dr Achmad Fauzi Wongsojudo mengisi langsung tempat air warga dibantu Ketua Baznas Sumenep Ahmad Rahman (berkaos putih)

Baznas Jatim Timur Kolaborasi dengan Baznas Sumenep Bantu Warga Desa Langsar yang Krisis Air Bersih

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sumenep semakin dirasakan warga. Kemarau panjang membuat masyarakat kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut salah satunya dialami warga Desa Langsar, Kecamatan Saronggi. Mereka mengaku telah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama kurang lebih empat bulan.

Merespons kondisi itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur bersama Baznas Kabupaten Sumenep menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Langsar, Senin (5/10/2026).

Dalam penyaluran tersebut, Baznas juga berkolaborasi dengan Kodim 0827 Sumenep, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kabupaten Sumenep. Bupati Sumenep Achmad Fauzi turut turun langsung dalam pendistribusian air bersih kepada masyarakat.

Ketua Baznas Sumenep Ahmad Rahman mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Kami Baznas Sumenep bersama Baznas Jawa Timur, bersama Bupati, BPBD dan Dinas Sosial, turun langsung memberikan bantuan air bersih kepada warga Langsar,” kata Ahmad Rahman.

Sementara itu, Ketua RT 13 Desa Langsar, Masdarun, mengungkapkan warga mulai mengalami kekurangan air bersih sejak Juli 2026.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa membeli air. Kondisi itu dinilai cukup membebani masyarakat, terutama karena kebutuhan air terus meningkat selama kemarau.

“Warga mulai mengalami kekurangan air bersih sejak bulan tujuh lalu. Untuk memenuhi kebutuhan air, warga terpaksa membeli. Satu pikap air harganya sekitar Rp80 ribu,” ujar Masdarun.

Menurutnya, air tersebut tidak hanya digunakan untuk minum dan memasak, tetapi juga untuk mandi serta berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.

Di tengah kondisi tersebut, bantuan air bersih menjadi sangat berarti bagi warga yang selama beberapa bulan harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mendapatkan air.

Ahmad Rahman memastikan pendistribusian air bersih akan terus dilakukan ke sejumlah wilayah di Sumenep yang mengalami krisis air akibat kemarau panjang.

Baznas Sumenep juga akan memberikan perhatian terhadap wilayah kepulauan yang saat ini turut menghadapi persoalan serupa.

“Kami akan terus melakukan distribusi air bersih ke daerah-daerah yang mengalami krisis air. Termasuk wilayah kepulauan, karena di sana juga banyak masyarakat yang terdampak kekeringan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMSI Sumenep Dorong Media Lokal Keluar dari Zona Nyaman, Bidik Pasar Nasional
Polisi Ungkap Dugaan Pencabulan Anak di Kangean, Pria 43 Tahun Diamankan
Kick Off Hari Santri 2026 di Sumenep, Semangat Pesantren Didorong Berkontribusi untuk Masyarakat
Dari Lapangan SD Menuju Sepak Bola Profesional, 23 Tim Ramaikan U-13 Sumenep
Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Rawat Persatuan di Tengah Arus Digital
QRIS Menjangkau Kepulauan, Bapenda Sumenep Gelar VIRAL 2026 di Sapudi
Warga Pulau Pagerungan Besar Diperkuat Hadapi Kebakaran, Gugus Tanggap Bencana Kembali Dilatih
Mimbar Demokrasi HIMPASS: Mengenang Sejarah, Menagih Keadilan untuk Kepulauan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Baznas Jatim Timur Kolaborasi dengan Baznas Sumenep Bantu Warga Desa Langsar yang Krisis Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:08 WIB

SMSI Sumenep Dorong Media Lokal Keluar dari Zona Nyaman, Bidik Pasar Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Pencabulan Anak di Kangean, Pria 43 Tahun Diamankan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Kick Off Hari Santri 2026 di Sumenep, Semangat Pesantren Didorong Berkontribusi untuk Masyarakat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Dari Lapangan SD Menuju Sepak Bola Profesional, 23 Tim Ramaikan U-13 Sumenep

Berita Terbaru