QRIS Menjangkau Kepulauan, Bapenda Sumenep Gelar VIRAL 2026 di Sapudi
LIMADETIK.COM, SUMENEP – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep terus mendorong perluasan literasi transaksi digital hingga wilayah kepulauan. Salah satunya melalui Festival Literasi Digital Sumenep 2026 atau VIRAL Sumenep 2026 yang digelar di Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, pada 8–11 Oktober 2026.
Mengusung tema “QRIS Menjangkau Kepulauan Kota Keris”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat kepulauan terhadap penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam aktivitas transaksi sehari-hari.
Kepala Bapenda Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, mengatakan VIRAL Sumenep 2026 dirancang tidak hanya sebagai kegiatan sosialisasi, tetapi juga sebagai ruang edukasi yang melibatkan masyarakat secara langsung.
“Melalui VIRAL Sumenep 2026, kami ingin masyarakat kepulauan semakin mengenal dan memahami penggunaan QRIS dalam aktivitas transaksi sehari-hari, termasuk dalam bertransaksi dengan pelaku UMKM,” ujar Ferdiansyah, Rabu (30/9/2026).
Menurutnya, edukasi mengenai transaksi digital perlu dikemas dengan pendekatan yang mudah dipahami dan dekat dengan aktivitas masyarakat. Karena itu, rangkaian kegiatan VIRAL Sumenep 2026 tidak hanya berupa sosialisasi, tetapi juga melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan interaktif.
Salah satunya melalui QRIS Jalan-Jalan Sehat (JJS) yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 11 Oktober 2026, di Lapangan Kecamatan Gayam.
Kegiatan tersebut akan diawali dengan senam bersama, kemudian dilanjutkan Jalan-Jalan Sehat berbasis QRIS, kuis dan permainan edukatif, pembagian doorprize, serta hiburan.
“Edukasi QRIS kami kemas melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, sehingga pemahaman tentang transaksi digital dapat disampaikan dengan cara yang lebih mudah dan menyenangkan,” ungkapnya.
Selain edukasi QRIS, rangkaian VIRAL Sumenep 2026 juga akan diisi dengan sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah), perlindungan konsumen, serta edukasi mengenai penggunaan transaksi digital secara aman.
Kegiatan tersebut menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), pelajar, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga masyarakat umum di Kecamatan Gayam.
Bapenda Sumenep juga menghadirkan bazar UMKM sebagai bagian dari rangkaian festival. Melalui bazar tersebut, masyarakat tidak hanya dapat berbelanja produk usaha lokal, tetapi juga secara langsung mengenal dan mempraktikkan penggunaan QRIS dalam transaksi dengan pelaku UMKM.
Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik. Di antaranya lima unit sepeda listrik, lemari es, televisi, serta berbagai hadiah lainnya.
Ferdiansyah berharap VIRAL Sumenep 2026 dapat menjadi momentum untuk memperluas jangkauan literasi digital, khususnya pemahaman masyarakat kepulauan terhadap sistem pembayaran non-tunai.
“Melalui kegiatan VIRAL Sumenep 2026, Bapenda berharap sosialisasi QRIS dapat semakin menjangkau masyarakat kepulauan dan mendorong meningkatnya penggunaan transaksi non-tunai dalam aktivitas ekonomi sehari-hari,” pungkasnya.
Penulis : Wahyu
Editor : Wandi








