Nasional

Ternyata Kerusakan Mesin Jadi Penyebab KM DBS III Lama Tak Beroperasi

×

Ternyata Kerusakan Mesin Jadi Penyebab KM DBS III Lama Tak Beroperasi

Sebarkan artikel ini
Belum Ada Kejelasan Kapan Beroperasi, Warga Kepulauan Sarankan KM DBS III Jadi Hotel Wisata Pelabuhan
FOTO: KM DBS III

SUMENEP, Limadetik.com – Tidak beroperasinya KM Dharma Bahari Sumekar (DBS III) yang biasa melayani warga kepulauan dikarenakan masih dalam perbaikan kerusakan pada bagian mesin.

Hal tersebut diketahui setelah Humas PT.Sumekar Line, Eko Wahyudi memberikan penjelasan kepada awak media.

Ia mengatakan, kendala pada mesin KM Dharma Bahari Sumekar (DBS III) disebabkan ada sejumlah kendala pada salah satu mesin yang ada.

“Kami sudah melakukan perbaikan pada mesin dengan mendatangkan tehnisi dari Surabaya, dan saat ini masih tahap penyelsaian perbaikan” katanya, Senin (20/9/2021).

Pihaknya kata Eko, tidak memiliki faktor kesengajaan yang mengakibatkan lamanya KM DBS III tersebut tidak beroperasi melayani warga kepulauan.

“Tidak mungkin kami (PT.Sumekar Line) melakukan hal itu (tidak mengoperasikan, red) Kapal Sumekar III. Tapi ini benar-benar ada faktor kerusakan mesin” ujarnya.

Mantan aktivis PMII tersebut juga memastikan, lamanya KM DBS III tidak beroperasi bahkan sejak beberapa bulan terakhir itu semua karena alat-alat mesin yang dibutuhkan terlebih dahulu melakukan pemesanan.

“Karena memang alat-alatnya ini (mesin) sedikit agak susah menemukan yang pas. Namun karena kita memang terus melakukan perbaikan maka Alhamdulillah sudah dapat alat yang pas untuk mesinnya” terangnya.

Dengan demikan lanjut Eko, pihaknya juga kembali mendatangkan tehnisi dari Kota Surabaya untuk perbaikan mesin Kapal tersebut.

“Sudah kita datangkan lagi tehnisi yang baru untuk memperbaiki mesin KM DBS III” ujarnya.

Saat disinggung terkait pelayaran ke kepulauan kapan KM DBS III akan segera melakukannya, Humas PT Sumenep Line secepat mungkin setelah proses perbaian selesai dari dilakukan pengedotan.

“Nanti setelah semua perbaikan mesin selesai baru akan ada pelayaran, ya kemungkinan 20 hari kedepan pasca kapal turun dari galangan, jadi masyarakat tidak perlu khawatir” tandasnya.

Sementara itu, Abu Hasan, anggota DPRD Kabupaten Sumenep sekaligus warga kepulauan kangean sedikit menyesalkan adanya kerusakan pada mesin kapal, menurutnya KM DBS III adalah kapal baru dan masih kalah sama kapal yang lama.

“Ya sangat disayangkan saja kenapa kapal yang baru saja beroparasi pada 3 tahun yang lalu sudah mengalami kerusakan mesin. Pastilah masyarakat akan saling curiga ada apa” katanya di sumenep saat menemui awak media.

Kedepan tambah Anggota DPRD Sumenep dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ini, jangan lagi ada hal (kerusakan) terjadi, sehingga masyarakat tidak dirugikan.

“Harus dilakukan benar-benar dijaga sehingga tidak lagi sampai ada kerusakan dan perbaikan yang cukup lama. Kan yang dirugikan masyarakat, terutama masyarakat kepulauan” tukasnya.