LIMADETIK COM, SUMENEP – Sempat tertunda karena membludaknya peserta yang mendaftar, akhirnya, final futsal antar pelajar tingkat SMP/MTs se Kabupaten Sumenep yang dihelat SMA Muhammadiyah Sumenep bakal berlangsung hari ini, Kamis (2/3/2023) sekira pukul 15.00 Wib.
Pada partai final bola futsal yang akan digelar di lapangan futsal SMA Muhammadiyah sore nanti, akan mempertemukan SMPN 1 Bluto dengan SMPN 2 Sumenep, A. Keduanya akan bertanding untuk memperebutkan piala futsal SMA Muhammadiyah dalam ajang olimpiade antar sekolah.
Informasi yang diterima media ini dari salah satu tenaga pendidik SMA Muhammadiyah Sumenep, Herman Santoni mengabarkan, bahwa kedua tim futsal ini sebelumnya sudah mampu menggeser puluhan kompetitor mereka sejak dimulainya kompetisi pada Senin 20 Februari 2023 lalu.
“Di semifinal SMPN 2 Sumenep A mengalahkan SMPN 1 Kalianget. Sementara SMPN1 Bluto, mengalahkan SMPN 2 Sumenep, E” begitu bunyi informasi yang diterima media ini dari Herman, Kamis (2/3/2023).
Menurut Herman, digelarnya futsal antar sekolah tingkat SMP/MTs se – Kabupaten Sumenep, sebagai bentuk kepedulian SMA Muhammadiyah Sumenep terhadap dunia olahraga milenial untuk menggali potensi maupun bakat para siswa yang ada saat ini.
“Kami (SMA Muhammadiyah Sumenep) hanya ingin terlibat dalam dunia olahraga, disamping ingin sekali ikut mengetahui bibit bibit unggul yang ada pada tiap tiap sekolah. Dan yang pasti, kegiatan olimpiade yang kami laksanakan adalah bagian dari mempererat tali silaturrahmi” ungkapnya.
“Kemarin, rencana awal final memang akan dilaksanakan akhir Februari, tapi karena berhubung peserta membludak di akhir akhir pendaftaran, ya terpaksa kami atur ulang mas” imbuh Pria berkacamata itu.
Dikatakan, SMA Muhammadiyah Sumenep terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta futsal sejak awal hingga akhir nanti, begitu juga sportivitas selama bermain, sehingga nantinya akan menghasilkan kompetisi yang berbobot.
“Alhamdulillah, semua tim bermain dengan sangat baik, bagi yang belum mendapatkan kemenangan hari ini, tetap semangat karena masih ada waktu waktu lain. Yang terpenting sudah ikut berkontribusi sebagai bukti semangat olahraga. Dan yang keluar sebagai pemenang agar tetap rendah diri” demikian harapan Herman Santoni.