Hairul Anwar Dorong Penguatan Program MBG untuk Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026 - 04:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hairul Anwar, Anggota Komisi 1 DPRD Sumenep (kiri)

Hairul Anwar, Anggota Komisi 1 DPRD Sumenep (kiri)

Hairul Anwar Dorong Penguatan Program MBG untuk Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas

limadetik.com/, SUMENEP – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep, Hairul Anwar, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah strategis pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia sejak usia dini.

Pernyataan tersebut disampaikan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) “NgomBe (Ngobrol MBG)” yang diselenggarakan DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Sumenep, Kamis (9/7/2026).

Forum tersebut digelar sebagai ruang evaluasi sekaligus penguatan implementasi Program MBG di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga  TIHT 2026 Naik di Semua Jenis, Pemkab Sumenep Pasang Harapan Harga Tembakau Tembus Lebih Tinggi

Menurut Hairul, Program MBG bukan sekadar penyediaan makanan bergizi bagi peserta didik, melainkan bagian dari implementasi amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui peningkatan kualitas gizi masyarakat.

“Program ini merupakan salah satu instrumen untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Anak-anak harus dipersiapkan sejak dalam kandungan hingga usia sekolah agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar Hairul.

Ia menekankan bahwa investasi pada pemenuhan gizi merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi emas Indonesia. Menurutnya, kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kondisi kesehatan dan kecukupan gizi anak.

Baca Juga  Semangat Kemerdekaan, Direktur RSUDMA Dorong Nakes dan Pegawai Perkuat Pengabdian

Karena itu, Hairul menilai keberhasilan Program MBG tidak hanya diukur dari pelaksanaannya di lapangan, tetapi juga harus disertai evaluasi secara berkala agar pelaksanaannya semakin efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Evaluasi sangat penting untuk mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki. Forum diskusi seperti ini menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi, menerima masukan, serta merumuskan langkah-langkah penyempurnaan program,” katanya.

Baca Juga  Bupati Sumenep Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Tegaskan Penguatan Tata Kelola dan Ekonomi Daerah

Ia juga mendorong terbangunnya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, legislatif, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, hingga masyarakat dalam mengawal pelaksanaan Program MBG.

Menurut Hairul, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar program prioritas nasional tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Harapan kami, Program MBG terus diperkuat melalui kerja sama semua pihak. Dengan begitu, tujuan menghadirkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, berdaya saing, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045 dapat benar-benar terwujud,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Data Kependudukan Sumenep Disorot, Disdukcapil Siapkan Tiga Langkah Pembenahan
Khofifah usai Bagikan Bansos di Slopeng, Tanam Pohon di SMAN 2 Sumenep
Sejak 2021, Kasus Dugaan Pelanggaran Izin TUKS di Sumenep Tak Jelas, Sarkawi Merasa Dipermainkan
Aspal Bantuan Khofifah Hanya 1,5 Truk, Kerusakan Jalan Provinsi di Sumenep Belum Terjawab
Khofifah Bawa Paket Bansos Pemprov Jatim ke Sumenep, dari Khitanan Massal hingga Beasiswa SMA
Satlantas Polresta Sumenep Tanamkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas kepada Pelajar SMPN 5
DPRD Sumenep Gelar Jalan Sehat Politik, Siapkan 1.500 Paket Sembako dan Hadiah Rp100 Juta
DPMPTSP Sumenep Buka Pendampingan LKPM, Pelaku Usaha Bisa Konsultasi Lewat WhatsApp
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Data Kependudukan Sumenep Disorot, Disdukcapil Siapkan Tiga Langkah Pembenahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Khofifah usai Bagikan Bansos di Slopeng, Tanam Pohon di SMAN 2 Sumenep

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Sejak 2021, Kasus Dugaan Pelanggaran Izin TUKS di Sumenep Tak Jelas, Sarkawi Merasa Dipermainkan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Aspal Bantuan Khofifah Hanya 1,5 Truk, Kerusakan Jalan Provinsi di Sumenep Belum Terjawab

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Khofifah Bawa Paket Bansos Pemprov Jatim ke Sumenep, dari Khitanan Massal hingga Beasiswa SMA

Berita Terbaru