Tarhib Ramadhan, Momen Introspeksi Tingkatkan Kualitas Ibadah di Bulan Suci
LIMADETIK.COM, SUMENEP – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari, Yayasan Bahrul Ulum menggelar kegiatan Tarhib Ramadhan bertema “Ramadhan Membangun Kesholehan Individu dan Sosial”, Selasa (17/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diikuti seluruh dewan guru, siswa dan siswi, alumni, serta para simpatisan Yayasan Bahrul Ulum. Suasana penuh kekeluargaan dan semangat menyambut bulan suci begitu terasa sejak awal acara.
Kepala Madrasah Yayasan Bahrul Ulum, Moh. Khatib, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya mengajak seluruh keluarga besar yayasan untuk mempersiapkan diri menyambut Ramadhan dengan meningkatkan kualitas ibadah, termasuk menjalankan puasa dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.
“Dengan adanya kegiatan hari ini, menjadi kesempatan yang baik bagi kita bersama untuk saling mengingatkan akan pentingnya Bulan Suci Ramadhan. Ini adalah momen untuk introspeksi diri serta meningkatkan kualitas ibadah kita,” ujarnya.
Khatib juga menekankan pentingnya menyeimbangkan antara tanggung jawab pekerjaan dan ibadah selama Ramadhan. Menurutnya, bulan suci bukan menjadi alasan untuk menurunkan produktivitas, melainkan momentum untuk memperkuat kedisiplinan dan spiritualitas.
“Kita harus mampu menyeimbangkan kepentingan pekerjaan dengan ibadah. Di samping itu, penting juga untuk meluangkan waktu kebersamaan agar Ramadhan semakin bermakna,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa, terutama nikmat kesehatan. Menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa disebutnya sebagai bagian dari kesalehan individu.
“Menjaga kesehatan dengan berpuasa di Bulan Ramadhan termasuk bentuk kesalehan individu terhadap diri sendiri. Kita selalu diingatkan untuk menjaga kesehatan sebagai bagian dari amanah,” jelasnya.
Melalui kegiatan Tarhib Ramadhan ini, diharapkan seluruh dewan guru, siswa, alumni, dan simpatisan Yayasan Bahrul Ulum dapat menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan semangat baru, tekad yang kuat, serta komitmen untuk menjalankan ibadah sebaik-baiknya, tanpa meninggalkan tanggung jawab dalam aktivitas sehari-hari.
Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum membangun kesholehan individu sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.












