Tragis di Subuh Hari: Pemuda 22 Tahun Ditemukan Tewas di Area Pemakaman Pakis, Tinggalkan Surat Permintaan Maaf
LIMADETIK.COM, MALANG – Warga Dusun Bugis, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pemuda di area pemakaman umum setempat, Rabu (25/2/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Tito Abimanyu (22), warga Kota Malang yang juga berdomisili di Desa Saptorenggo. Ia ditemukan sekitar pukul 06.15 WIB oleh seorang warga yang melintas di sekitar lokasi.
Kapolsek Pakis, AKP Suyanto, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, laporan pertama diterima petugas piket SPKT Polsek Pakis sekitar pukul 06.35 WIB, setelah saksi melihat sosok laki-laki dalam kondisi tergantung di area pemakaman.
“Saksi yang melintas curiga melihat seseorang dalam posisi tidak wajar. Setelah didekati, ternyata benar korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Pakis,” ujar AKP Suyanto.
Petugas kepolisian bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Pakis segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan identifikasi awal. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke Rumah
Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk dilakukan visum et repertum. Dari hasil pemeriksaan awal oleh tenaga medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Di lokasi kejadian, petugas juga mengamankan sejumlah barang milik korban, termasuk sebuah buku yang berisi tulisan tangan berupa permintaan maaf kepada kedua orang tuanya.
Dalam pesan tersebut, korban menyampaikan penyesalan dan menyebut keputusannya sebagai tindakan yang dilandasi rasa bersalah terhadap keluarga.
Pihak keluarga korban, lanjut Kapolsek, telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan membuat pernyataan resmi tidak menuntut pihak mana pun serta menolak dilakukan autopsi.
“Kami sudah melakukan langkah-langkah prosedural, mulai dari menerima laporan, olah TKP, identifikasi, hingga pelaporan kepada pimpinan. Untuk sementara, dugaan mengarah pada tindakan bunuh diri,” tegasnya.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kematian akibat dugaan bunuh diri yang terjadi secara tiba-tiba dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta masyarakat sekitar.
Catatan Redaksi:
Jika Anda atau orang terdekat sedang mengalami tekanan emosional berat atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, bantuan tersedia. Di Indonesia, Anda dapat menghubungi layanan SEJIWA di nomor 119 (tekan 8) untuk mendapatkan dukungan psikologis secara gratis dan rahasia. Anda tidak sendiri, dan bantuan profesional dapat membantu melewati masa sulit.












