Akhirnya!!! Situbondo Bebas Prostitusi, Eks Warung Remang Remang Jalur Pantura Di Bongkar

SITUBONDO, Limadetik.com –   Warung Remang remang diduga menjadi ajang prostitusi serta bisnis esek esek di Jalur Pantai Utara (Pantura) tepatnya Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, sudah tutup dan dibongkar sendiri oleh pemiliknya sampai hari ini sudah rata dengan tanah.(baca juga : https://limadetik.com/akhir-tahun-2017-wabup-situbondo-berjanji-tertibkan-warung-remang-remang-jalur-pantura/)

Walaupun penutupan diduga eks lokalisasi tidak ditandai dengan deklarasi bebas prostitusi oleh Pemkab, namun Pemkab pernah mensosialisasikan agar ditutup yang diduga menjadi ajang prostitusi serta bisnis esek-esek. Sosialisasi yang digelar bertempat di Kantor Kecamatan Besuki. Mengundang puluhan pemilik warung remang-remang serta melibatkan dinas terkait, Forpimka Kecamatan, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kondisi Warung Remang Remang Jalur Pantura Besuki Situbondo Sudah Dibongkar Pemiliknya

“Pembongkaran warung di sepanjang jalan Desa Demung, sudah mulai dilakukan hari Jumat, (22/12/2017) lalu mas dan sampai akhir ini terlihat sudah bersih”, ujar salah satu pemilik warung yang tidak mau disebutkan namanya.

Lanjut dia, “Sebelumnya memang sudah disosialisasikan di kantor kecamatan setempat, warung di sepanjang jalur pantura diundang untuk hadir. Ada sekitar kurang lebih 48 pemilik warung yang hadir dan diberi uang saku per orang sekitar Rp. 47.500 rupiah”.

Hal itu senada dengan pemilik warung lain mengaku, “Saat dilakukan sosialisasi oleh dinas terkait dengan memberikan waktu akhir tahun 2017, dihimbau agar warung tersebut agar dibongkar sendiri, kalau tidak nanti akan dibongkar paksa. Nanti kita akan makan apa, bila digusur?”, katanya kepada Limadetik.com juga tidak mau disebutkan namanya.

Dia menambahkan “Relokasi akan dilakukan tidak jauh dari lokasi sebelumnya. Dan isunya akan memakai salah satu tanah los desa Kecamatan Suboh, namun sampai sekarang tidak ada kejelasan. Diduga yang memfasilitasi oknum pihak kecamatan dan oknum LSM yang berada di wilayah sekitar”.

Sampai berita ini ditayangkan, pihak kecamatan tidak berhasil ditemui oleh Limadetik.com karena Senin, (25/12/2017) cuti bersama dan baru akan masuk tanggal Rabu, (27/12/2017) mendatang.

Terpisah, Wakil Bupati Situbondo, Ir. H. Yoyok Mulyadi, menuturkan “Saya tidak mengetahui hal tersebut, bilamana lokalisasi akan direlokasi ke tempat tidak jauh dari lokasi sebelumnya”, singkatnya saat dikonfirmasi Limadetik.com melalui WhatsApp pribadinya.

Hal ini merupakan dukungan atas upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan Situbondo bebas prostitusi dan menyambut tahun kunjungan wisata 2019. (Aka/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here