https://limadetik.com/

Bupati Baddrut Tamam akan Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin

  • Bagikan
Bekerjasama dengan Akpol, Pemkab Pamekasan Tanggung Biaya Hidup 15 Orang yang Disekolahkan
FOTO: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam

PAMEKASAN, LimaDetik.Com – Bupati Baddrut Tamam akan menjadi orang yang pertama disuntik vaksin sinovac di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Hal tersebut diakui Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, bahwa dirinya akan menjadi orang pertama diberikan vaksin demi memberikan contoh kepada masyarakat agar masyarakatnya percaya bahwa vaksin tersebut aman dan sudah teruji.

https://limadetik.com/

“Sebagai pimpinan di kabupaten pamekasan saya yang akan di vaksin lebih dulu,”ucap Baddrut Tamam, usai memberi pengarahan pada Rapat Koordinasi ( Rakor) pelaksanaan Vaksinasi Covid 19 yang digelar di ruang peringgitan dalam rumah dinas bupati, Senin (25/1/2021) pagi.

Lebih lanjut Bupati Pamekasan mengatakan dirinya percaya 100% bahwa vaksin sinovac aman untuk dirinya, para pejabat di lingkungan pemkab dan juga masyarakatnya.

“Tdak mungkin pemerintah akan membohongi dan mencelekai masyarakatnya. Ini dilakukan demi kebaikan bersama untuk mencegah penularan covid-19 di Negara Indonesia, terlebih di Pamekasan,” terangnya.

Bupati Baddrut menghimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi informasi hoax atau miring yang beredar saat ini. Dirinya meyakinkan bahwa vaksin sinovac halal dan juga aman untuk vaksinasi.

Untuk itu pihaknya juga menghimbau kepada semua pejabat pemerintah pemkab pamekasan, mulai dari tingkat bawah sampai atas agar memberikan pengertian sosialisasi kepada masyarakat bahwa vaksin sinovac aman dan juga halal.

“Tidak perlu takut dengan vaksin ini. Oleh karena itu masyarakat harus diberikan pengertian dan penjelasan, untuk tidak mempercayai informasi hoax yang berkembang atau beredar. Sampaikan bahwa vaksinasi ini aman dan halal untuk kebaikan kita bersama,”ujarnya.

Pemerintah pamekasan sendiri telah memprioritaskan vaksin tersebut kepada jajaran pimpinan Forkopimda, tenaga kesehatan (nakes) dan organisasi masyarakat (ormas). Dirinya menegaskan yang akan divaksin terlebih dahulu harus menjalani persyaratan yang ketat dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Adapun untuk vaksinasi sendiri akan digelar pada Bulan Februari mendatang. Dengan vaksin yang tersedia untuk Kabupaten Pamekasan sebanyak 6 ribu lebih. Vaksin Sinovac diperkirakan akan tiba di Pamekasan pada 29 Januari 2021.

“Vaksin Sinovac untuk Pamekasan perkiraan nyampek 29 Januari 2021 esok. Banyaknya sekitar 6 ribu lebih vaksin, tentunya akan kami lakukan vaksinasi segera mungin secara bertahap,” tukasnya.

(adv/arif/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan