https://limadetik.com/

Aksi Bisu di Kantor Dinas Kesehatan Sumenep, Aktivis FKMS Pasang Peringatan Menohok

  • Bagikan
Aksi Bisu di Kantor Dinas Kesehatan Sumenep, Aktivis FKMS Pasang Peringatan Menohok
FOTO: Pesan menohok dari aktivis FKMS di Kantor Dinkes Sumenep

SUMENEP, Limadetik.com – Aksi bisu Front Keluarga Mahasiswa Sumenep (FKMS) sampaikan aspirasi di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur ala PPKM level 4, Jum’at (6/8/2021).

Pantauan media limadetik.com di lapangan, seorang mahasiswa FKMS, sedang mamasang banner bertuliskan “Gedung sudah lama rusak dan beberapa kali diperbaiki, apa kabar kasus pembangunan gedung dinkes? Enam tahun penuh drama, tersangka tidak ditahan”

https://limadetik.com/

Maksudi, kordinator lapangan mengatakan, pemasangan banner, sengaja dilakukan sebagai bentuk aksi bisu, sekaligus mempertanyakan dugaan kasus korupsi pembangunan gedung dinkes Sumenep.

“Kami sengaja lakukan aksi bisu dengan memasang banner, Karena masih terhambat PPKM” katanya pada media ini.

Lebih lanjut, korlap aksi bisu mengatakan, pihaknya menduga, ada permainan penegak hukum dalam menangani kasus korupsi pembangunan dinkes sumenep, pasalnya, terhitung enam tahun hingga sekarang diwarnai drama.

“Enam tahun masyarakat menunggu hasil, namun sampai saat ini tersangka belum juga ditangkap” tandasnya.

Aksi Bisu di Kantor Dinas Kesehatan Sumenep, Aktivis FKMS Pasang Peringatan Menohok
FOTO: FKMS saat memasang banner di Kantor Dinkes Sumenep dikawal Polisi

Di tempat yang sama, maksudi berjanji akan tetap melakukan aksi bisu, sampai menemukan titik terang dari penegak hukum di Kabupaten dengan slogan Kota Keris tersebut.

“Sampai ada titik terang dari para penegak hukum kita di sumenep, aksi bisu ini akan pernah pudar dan kami akan selalu melakukannya” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Dinkes) Kabupeten Sumenep, Agus Mulyono, saat ditemui di kantornya sedang tidak ada. selanjutnya dihubungi melalui telepon selulernya men gatakan lagi rapat dinas di Kantor Pemda Semenep. “Sedang rapat di kantor pemda” jawabnya singkat.

Namun berselang beberap waktu kemudian wartawan limadetik.com terus melakukan panggilan telepon Kadinkes untuk meminta tanggapannya, tapi tetap tidak ada respon hingga berita ini diturunkan.

(Jrl/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan