Apes, Gagal Curi Motor, Edi Black Babak Belur Dihajar Massa

PAMEKASAN, Limadetik.com – Nasib apes menimpa Nidi aleas Edi Black (42) tahun, warga Desa Pegagan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan, Senin (05/11/2018) petang.

Pasalnya, Edi gagal membawa hasil aksinya karena tertangkap warga kedapatan mencuri sepeda motor roda dua milik MS (55) tahun warga Desa Pandan Kecamatan Galis.

Kronologisnya, korban yang pergi ke tambak untuk menangkap udang sekira pukul 17.00 wib di Dusun Capak Laok Desa Pandan memarkir sepeda motor vario bernopol P 2304 VY di pinggir jalan.

“Korban pergi ketambak udang di Dusun Capak Laok Desa Pandan Kecamatan Galis dengan mengendari sepeda motor vario warna merah hitam, sesampainya ditambak korban memarkir sepeda motornya dipinggir jalan dan meletakan kunci sepeda motor dikolong depan sepeda motor dengan ditutupi pakaian korban,” terang rilis kepolisian sektor Galis diterima limadetik.com.

Kemudian, MS kembali dari tambak dan mendapati sepeda motornya sudah tidak ada/hilang.

Mengetahui hal itu, korban langsung menghubungi keluarga dan memberi tahu orang-orang yang ada disekitar tambak bahwa sepeda motor korban hilang.

Tanpa membutuhkan waktu lama, sekira jam 18.00 warga memberi tahu korban bahwa sepeda motor miliknya sudah ditemukan di jalan Dusun Capak Laok.

“Sepeda motor ditemukan di dekat PT. Garam atau 3 km dari tempat parkir semula, beserta tersanga, selanjutnya warga melaporkannya kepolsek Galis Polres Pamekasan,” lanjutnya.

Namun sayang,  pelaku gagal membawa kabur sepeda motor yang dicurinya. Nidi malah babak belur karena menjadi sasaran amukan massa hingga harus dilarikan ke Puskesmas setempat.

Beruntung, Edi Black tak sampai meninggal dunia, hingga akhirnya dibawa ke satreskrim Polres Pamekasan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Secara terpisah, Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Osa Maliki membenarkan peristiwa itu. Ia mengatakan, Nidi ketahuan mencuri sepeda motor warga Desa Pandan yang hendak menangkap udang.

“Namun belum menikmati motor curiannya Nidi ditangkap dan dihajar massa, kemudian pelaku dibawa Sat Reskrim Polres Pamekasan untuk dilakukan pengumpulan data,” jelasnya.

Atas perbuatannya, pelaku terancam pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (arf/rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here