https://limadetik.com/

Baddrut Tamam Dinobatkan Sebagai Bupati The Best On Communication

  • Bagikan
IMG 20200322 WA0133
Kiri, Bupati Baddrut Tamam Saat menerima penghargaan Bupati The Best On Communication dari Direktur Jenderal Kemendagri Akmal Malik

PAMEKASAN, Limadetik.com — Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dinobatkan sebagai The Best on Communication dalam ajang Indonesia Visionary Leader (IVL) yang digelar oleh salah Sindo Media.

Penobatan itu sebagai penghargaan atas kinerjanya dalam memimpin kabupaten dengan slogan Gerbang Salam.

https://limadetik.com/

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik, pada malam inagurasi Indonesia Visionary Leader (IVL) angkatan 5 dan 6 di Lido Lake Resort, Sukabumi Jawa Barat, Kamis (27/2/2020) malam.

Tim juri IVL  berasal dari kalangan berkompeten, seperti Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik, Rektor Universitas Paramadina Firmanzah, Ketua Pembina Indonesia Institut For Corporate Direktiorship, Direktur Eksekutif The Polical Insitute dan pakar konunikasi politik UIN Jakarta Gun Gun Hermanto.

Bupati Baddrut Tamam merupakan 1 diantara 24 kepala daerah yang dinyatakan layak memperoleh penghargaan sebagai pemimpin yang tidak berjarak dengan rakyatnya.

Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, dinilai memiliki pola komunikasi yang elegan dalam merealisasikan setiap program pembangunan.

Menurut Bupati Baddrut Tamam, penghargaan yang terimanya merupakan hasil ikhtiarnya kepada masyarakat Pamekasan.

Penghargaan tersebut dia persembahkan untuk seluruh masyarakat Pamekasan yang selama ini sudah memberukan dukungan terhadap program pembangunan di masa kepemimpinan dirinya bersama Wabup Raja’e.

“Terima kasih, ini semua berkat doa dan dukungan serta kerjasama seluruh elemen masyarakat Pamekasan. Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Pamekasan,” ungkapnya.

Dirinya juga menegaskan di berbagai kesempatan, dirinye berprinsip untuk menjadi pemimpin yang melayani rakyat, bukan pemimpin yang dilayani oleh rakyat.  Dengan prinsip itu, dirinya berkeyakinan akan lahir intensitas komunikasi yang baik dengan seluruh elemen.

Bahkan untuk membuktikan hal itu, dirinya secara terbuka menyampaikan, siapapun bisa berkomunikasi dengan dirinya, baik komunikasi secara tatap muka langsung, maupun melalui sambungan seluler.

“Masyarakat bisa menghubungi sewaktu-waktu menggunakan nomor yang kami sediakan,” kata Bupati muda ini.

“Model kepemimpinan masa depan adalah kepemimpinan tanpa jarak. Model kepemimpinan ini sangat perlu diterapkan untuk menjaga keharmonisan dan hubungan baik antara pemimpin dan rakyatnya. Tujuannya untuk mendekatkan pemimpin dengan masyarakat. Alhamdulillah dengan cara yang saya lakukan ini, komunikasi dengan warga berjalan baik,” tandasnya. (arif/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan