BANJARMASIN, Limadetik.com – Sepasang remaja di Banjarmasin yang sedang mabuk asmara, NPS (15) dan MAQ (16) mengalami kejadian tidak menyenangkan saat sedang berduaan di tempat gelap dikawasan Jalan Gubernur Soebarjo, Kelurahan Basirih Selatan, Banjarmasin Selatan.

Korban yang sedang berpacaran tiba-tiba didatangi dua pria yang langsung mengancam akan membawa mereka ke warga  karena berbuat mesum ditempat gelap.

Dalam kondisi terancam, pasangan tersebut dipaksa menyerahkan Laptop dan barang berharga lainnya seperti dua buah telepon selular.

Namun, aksi kedua pelaku berhasil digagal aparat kepolisian setelah kedua korban melaporkan tindak perampasannya ke Polsek Banjarmasin Selatan saat itu juga.

Kedua pelaku tak berkutik saat anggota Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan pimpinan IPTU Sisworo Zulkarnain mengamankan mereka di kawasan Jalan Gubernur Subagyo, Basirih Banjarmasin pada Kamis (26/7) malam sekira pukul 23.00 WITA.

Kedua pelaku yang diamankan, yakni Sahrani (29) dan Mulyadi (20).

IPTU Zulkarnain menjelaskan, pelaku yang berjumlah dua orang langsung menghampiri korban yang sedang berduaan dan melakukan perampasan barang berharganya.

“Kejadiannya pada Rabu (25/7) sekira pukul 21.00. Kedua pelaku tiba-tiba menghampiri korban dan merampas barang berharganya,” ujarnya kepada Limadetik.com di Mapolsek Bansel. Jumat (27/7).

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu stel pakaian terdiri dari kaos lengan panjang warna hitam dan celana jeans milik pelaku Mulyadi, satu buah Handphone Polytron AR 457 warna putih, dan satu buah Laptop Lenovo warna hitam SP10M90759 dengan total kerugian sekitar Rp.6.676.000. Sedangkan satu unit Handphone Oppo A83 tidak berhasil dikembalikan oleh pelaku.

“Alasan pelaku Oppo A83 tersebut lupa menyimpannya. Dan Saat ini pelakunya masih kami periksa, sasaran mereka biasanya korban yang sedang nongkrong ditempat sepi,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol H. Najamuddin Bustari, SE mengimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap aksi kejahatan terutama dilokasi yang minim penerangan.

“Segera laporkan ke kami kalau melihat ada warga yang mencurigakan, jangan sampai ada aksi main hakim sendiri,” ujarnya. (Edoz/rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here