https://limadetik.com/

Belum Selesai Pelaksanaan ADK Kena Denda

  • Bagikan
IMG 20191231 094510

SAMPANG, limadetik.com – Lewat masa kontrak, pelaksanaan alokasi dana kelurahan (ADK) tahun anggaran 2019, di Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang Kota, dilakukan perpanjangan waktu hingga 31 Desember 2019. Pasalnya meski kegiatan belum selesai 100 persen, dampak perpanjangan waktu pelaksana terancam denda 1/1000 serta minus sisa kontrak.

Pengguna Anggaran (PA) ADK, Yudhi Adidarta sekaligus Camat Sampang Kota, saat dikonfirmasi terkait pelaksanaan ADK di Kelurahan Dalpenang, ia meyarankan langsung ke kuasa pengguna anggaran (KPA) Lurah Dalpenang.  “Prinsipnya saya perintahkan pada Lurah untuk mengecek langsung lokasi ADK yang belum selesai” katanya.

https://limadetik.com/
IMG 20191231 094523
Kegiatan ADK U-Ditch di Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang (foto: Nor Kholis)

Akan tetapi Lurah Dalpenang Sutrisno saat dihubungi via telepon pribadinya meski terdengar nada sambung, namun tidak menjawab telepon.

Sementara Fian Satria konsultan ADK kegiatan saluran di Kelurahan Dalpenang, ia menjelaskan pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan perpanjangan waktu, yang sebelumnya kontrak berakhir 25 Desember 2019, namun diperpanjang hingga 31 Desember 2019, Selasa (31/12/2019).

“Adapun konsekwensi perpanjangan waktu tersebut, pihak pelaksana dikenakan denda 1/1000 serta minus sisa kontrak” jelas Fian.

Lanjut Fian terkait pagu anggaran pengerjaan saluran air beton (U-Ditch), di depan pasar Deggedeg, Kelurahan Dalpenang saya lupa, saat ditanya tidak ada papan nama kegiatan di lokasi ia membantah awal kegaiatan ada. “Belum tahu kalau sekarang tidak tahu” terangnya.

Masih dijelaskan Fian, semua U-Ditch yang dipasang semua pabrikan, terkait pembuatan kawat cor oleh pihak pelaksana di lokasi pasar, itu murni inisiatif pelaksana yang akan dipasangan di pintu pasar Deggedeg, agar lebih kuat dalam masa pemeliharaan nanti.

Sekadar diketahui, anggaran untuk ADK tahun 2019 melalui APBD perubahan dengan nilai masing-masing Kelurahan Rp 800 juta. Sedangan sebelumnya ditahun yang sama 2019 juga menerimq ADK yang bersumber dari APBN masing-masing Kelurahan Rp.370 juta. (NOR/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan