https://limadetik.com/

Bupati Baddrut Tamam Minta Masyarakat Pamekasan Bersama sama Melawan Corona

pmk e1606105580757
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam (dok. limadetik.com)

PAMEKASAN, LimaDetik.Com – Menghadapi ancaman Virus Corona (covid-19) yang kian meresahkan masyarakat, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam meminta dengan hormat serta sangat tulus kepada seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi tulus dalam menangani penyebaran Covid-19 di daerahnya masing masing. Karena tanpa adanya kekompakan partisipasi dari semua elemen penanganan tidak akan berjalan cepat dan maksimal.

Ditegaskan Bupati, atas dasar laporan Satgas Penanganan Covid-19 bersama pihak terkait mengaku mendapatkan banyak kesulitan di antararanya terkait tingkat kesadaran masyarakat yang masih belum massif dan merata dalam pengantisipasiannya. Seperti hal, muncul dari pihak pasien itu sendiri.

https://limadetik.com/

“Ini kendalanya kadang ada ditemukan pasien yang hasil analisa dan rapid testnya positif, kita kadang- kadang masih gontok-gontokan, masih debat bersama beberapa pihak untuk dimasukkan di ruang perawatan khusus. Belum lagi ada perawat yang harus menunggu lama hingga mencapai 7 jam untuk mengajak pasien dibawa ke tempat perawatan untuk segera ditangani” katanya kepada wartawan dalam konferensi pers di Pendopo Ronggosukowati, Selasa (5/5/2020) sore.

Sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid 19 Pamekasan, Bupati Baddrut menyampaikan banyak perawat yang mamakai Alat Pengaman Diri (APD)  lengkap itu sampai kelelahan karena saking lamanya menunggu pasien untuk mau dan bisa menyadari untuk mendapat pelayanan di tempat perawatan yang disediakan pemerintah di rumah sakit. Ini lah yang sering membuat kesulitan belum lagi penolakan dari keluarga pasien.

“Jika kita berbicara kesehatan, kita harus tahu bahwa sehat ini milik semua masyarakat, kita gugus tugas covid-19 adalah melakukan tracking melakukan sosialisasi yang massif kepada masyarakat, menciptakan kesadaran akan bahaya covid-19 serta memberikan bantuan layanan kesehatan yang maksimal dan social safety nett. Ini kita lakukan agar tidak terhambat jika partisipasi masyarkat tidak bersamaan dengan keinginan kita semua,” terangnya.

Tugas berat itu tegas Bupati bukan hanya tugas pemerintah semata, melainkan perang melawan covid ini tugas semua elemen terkait. Perlu kejujuran dari semua pihak termasuk para pihak yang masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP)  maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Karena para tenaga perawat yang ada juga memiliki kekhawatiran, dan yang paling berbabahaya di antaranya adalah mereka yang masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Karenanya kami Pemkab memohon kepada kita semua ayo kita kerjasama untuk perang melawan Covid 19 dimulai dari hulunya, di tengah masyarakatnya dulu” tuturnya.

Bupati Muda yang selalu jadi inspirasi millenial ini menambahkan, Pemkab akan terus bekerja dengan maksimal, tetapi kerja maksimal perlu kerjasama juga dari semua pihak dari semua elemen, dari masyarakat secara umum untuk cuci tangan pakai sabun pakai masker jaga jarak hindari kerumunan dan hal lainnya yang rentan dengan penularan covid-19.

“Kami (pemkab) pamekasan pasti akan terus bekerja. Itu sebabnya kami berharap mari kita bareng bareng perang melawan covid-19 dan tugas pemerintahan memberikan pelayanan maksimal dengan cara maksimal dan strategi yang maksimal, kita kerja siang malam kita persembahkan untuk masyarakat kabupaten  Pamekasan. Yang aneh kadang kadang ngajak untuk social distancing malah kita ditertawain, ya itu resiko pengabdian, dan kita harus tetap sabar menghadapi apapun itu demi masyarakat” tukasnya.

(ADV/Arif/Yd)

Tinggalkan Balasan