https://limadetik.com/

Bupati Baddrut Tamam Tetap Kedepankan Kemanusian dalam Penegakan Hukum Prokes Covi-19 di Pamekasan

  • Bagikan
bupati pamekasan

PAMEKASAN, LimaDetik.Com – Bupati Pamekasan H.Baddrut Tamam dalam penegakan hukum protok kesehatan (prokes) Covid-19 di wilayahnya tetap mengedepankan kemanusian.

Hal itu ditegaskan Bupati saat menggelar apel kesiagaan penegakan hukum Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 di monumen Arek Lancor, Kamis (17/9/2020).

https://limadetik.com/

Dalam apel bersama tersebut, hadir Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar, Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf Tejo Baskoro, Kajari Mukhlis, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Bupati Baddrut Tamam yang memimpin langsung apel itu menyampaikan, pelaksanaan apel sebagai upaya menegakkan kedisiplinan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Seperti memakai masker, jaga jarak dan lain sebagainya sesuai inpres nomor 6 tahun 2020 tentang penanggulangan wabah Covid-19.

“Tentunya kita semua menginginkan kabupaten pamekasan ini bebas dari Covid-19, salah satu caranya adalah mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan termasuk menghindari kerumunan,” katanya ketika memberikan sambutan.

Mantan Aktivis PMII ini menambahkan, pihaknya akan selalu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan serta hidup sehat. Tindakan berupa sanksi yang diberikan semata-mata untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tetap mematuhi anjuran pemrintah.

“Apa yang sudah kita lakukan untuk memutus mata rantai Covid-19 di pamekasan merupakan tindakan kuratif yang orientasinya memberikan perlindungan serta memberikan nuansa dan atmosfer kesadaran masyarakat. Pilihan untuk menggunakan masker itu adalah pilihan terakhir kita dalam mendisiplinkan masyarakat, tentunya ini merupakan bagian upaya kita mengedepankan kemanusiaan” tandasnya.

Sekjen DPW PKB Jawa Timur ini melanjutkan, pihaknya tetap mengedepankan kemanusiaan dengan memberikan edukasi secara inten kepada masyarakat. Pendekatan secara persuasif sangat efektif untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya pola hidup sehat di tengah pandemi Covid-19.

“Maka, pilihan terakhir adalah pemberian sanksi, itu pun harus dilakukan dengan cara yang baik. Semoga masyarakat Pamekasan senantiasa mentaati protokol kesehatan,” harapnya.

(Arif/Adv)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan