Nasional

Bupati Bondowoso Lakukan Safari Pendidikan di SMPN 1 Prajekan

×

Bupati Bondowoso Lakukan Safari Pendidikan di SMPN 1 Prajekan

Sebarkan artikel ini
bondowoso 2

BONDOWOSO, Limadetik.com – Bupati Bondowoso, Drs. H. Amin Said Husni melakukan safari pendidikan di halaman SMP Negeri 1 Prajekan, Kecamatan Prajekan,dalam tema penguatan pendidikan,memajukan kebudayaan.Senin 12/2/2018 siang kemarin.

Bupati hadir bersama didampingi Kepala Pendidikan  dan kebudayaan Dra.Hj.Endang Hardianti beserta stafnya juga didampingi Asisten l  Drs.H.Agung Tri handono serta dihadiri forpincam se dapil 2 serta ratusan guru, Kepala Sekolah dan juga siswa serta pemerhati pendidikan diwilayah prajekan.

Pada kesempatan tersebut Bupati mengaku, sangat mengapresiasi hasil kinerja pendidikan selama beberapa tahun terakhir yang terus mengalami peningkatan baik kualitas maupun kuantitas.

Selain itu, Bupati juga menyoroti tingginya angka pernikahan dini yang ada di Bondowoso dimana salah satunya adalah berasal dari moral.

Namun pada tahun ini, ada beberapa Kecamatan yang mengalami penurunan hingga angka zero dalam persoalan perceraian. Untuk itu, Bupati menyampaikan rasa terima kasihnya karena perceraian dalam keluarga tidak lah baik.

“Dari hasil laporan yang saya terima menyebutkan bahwa selama kurun waktu tahun 2013, 2014 hingga 2015 angka perceraian di Bondowoso mencapai 10. 78 orang. Salah satu dari sekian banyak yang bercerai itu adalah guru,” katanya.

Bupati Bondowoso, Drs. H. Amin Said Husni mengingatkan para guru yang ada di Kabupaten Bondowoso bahwa jabatan guru merupakan jabatan yang sangat mulya dan melekat dimana pun ia berada.

Menurut Bupati, selama menjabat sebagai Bupati, sudah tak terhitung jumlahnya berapa banyak diantara sekian guru yang mengajukan gugatan cerai.
Sebagai seorang Bupati, ia tidak bisa langsung serta merta menandatangani surat yang diajukan oleh mereka yang hendak memasuki gerbang perceraian.
“Tetapi dalam surat itu juga kadang tertulis bahwa mereka sudah pisah ranjang cukup lama, ada yang sudah 6 bulan lebih dan sebagainya. Ini tentu membuat saya harus berpikir keras. Kita ingin menyelamatkan keluarga itu. Pun juga, guru itu kan adalah panutan semua elemen masyarakat. Ia tidak bisa terlepas dari jabatannya sekalipun ia tidak berada di lingkungan sekolah. Dimanapun, mereka akan terus menjadi panutan,” katanya.
Oleh karena itu saat ini Bupati menekankan akan pentingnya kedisiplinan. Sebab, disiplin dalam bekerja merupakan salah satu modal utama kesuksesan.
“Kita harus disiplin dalam bekerja, sebab kedisiplinan itu adalah modal utama untuk meraih sukses,” katanya.
Bupati juga menyampaikan sejumlah hal terkait dengan Indek Pembangunan Manusia (IPM) yang ada di Kabupaten Bondowoso. Saat ini, IPM di Bondowoso sudah mengalami lompatan luar biasa.
“Dulu ketika saya baru menjabat sebagai Bupati, IPM kita berada di angka yang paling buncit yakni antara urutan 37-38, saat ini sudah berada pada kisaran 31. Dan peningkatan itu penyumbang terbesarnya adalah sektor pendidikan selain sektor kesehatan,” katanya. (djok/rd)