PAMEKASAN, Limadetik.com — Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam memiliki cara tersendiri untuk membangun Pamekasan hebat. Salah satunya, dengan mendatangkan presenter senior CNN Indonesia, Desi Anwar.

Itu dilakukan, untuk mengeksplorasi potensi unggulan yang dimiliki oleh Kabupaten berslogan Gerbang Salam untuk diperkenalkan ke publik sejagat raya.

Diawali dengan bincang – bincang di Paringgitan dalam Pendopo Ronggosukowati, Bupati Baddrut bersama Desi Anwar terlihat shoting dan  memaparkan tentang Pamekasan, Kamis (14/3/2019) siang.

Kemudian, Bupati membawa Desi ke pasar 17 Agustus yang ada di kelurahan Bugih. Disana, ada sate lalat dan Campor lorjuk (kerang bambu) yang siap dinikmati sebagai kuliner khas Pamekasan. Bupati tampak berbincang santai sambil menjelaskan tentang kuliner itu.

Sambil disorot tim kameramen TV CNN Indonesia, Politikus partai kebangkitan bangsa (PKB) ini sesekali melepas senyum. Lalu, di pasar tradisional sentra batik, keduanya terlihat lihai bercakap mengenai batik tulis khas Pamekasan.

Kemudian, sebelum bergeser ke lahan pertanian, Bupati, Desi dan crew menyempatkan diri untuk menikmati sate lalat dan campor lorjuk yang sudah siap santap.

Sekitar 50 menit kemudian, Bupati muda ini tiba di lahan pertanian dan turun dari mobil dinasnya ditemani Desi Anwar. Dalam percakapan yang di shoting itu, Presenter senior CNN Indonesia mengupas soal pertanian.

Pantauan di lokasi, dua petani tampak memikul hasil panennya, bawang merah yang hendak diangkut ke mobil.

“PDRB kita hampir didapat dari hasil pertanian, karena mayoritas masyarakat di Pamekasan rata – rata petani,” kata Bupati Baddrut menjelaskan kepada Desi.

Ditanya soal Pemasaran, Bupati Baddrut Tamam menyebut jika hasil panen tersebut sebagian besar dijual ke pengepul. Namun, ia mengatakan, bahwa pengepul juga diharapkan menjadi mitra pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Pamekasan di bidang pertanian.

Tak hanya berhenti disitu, mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini melanjutkan perjalanannya dengan mengeksplor Batik khas Pamekasan.

Di kampung batik yang terletak di Desa Klampar Kecamatan Proppo, Bupati tampak menjelaskan soal pengrajin batik di Desa itu. Sesuai janjinya, Bupati Baddrut Tamam menargetkan hasil batik Pamekasan go pasar internasional.

Di Dusun Podhek Desa klampar tersebut, Bupati mengulas lebih jauh tentang batik khas Gerbang Salam.

Selanjutnya, Bupati Baddrut Tamam membawa Jurnalis senior ini ke sentra pengrajin batik terbesar yang ada di Desa Klampar. Disana, RBT sapaan akrab Ra Baddrut Tamam mengupas tuntas tentang  batik bersama pemiliknya, Ahmadi. Mulai dari sejarah batik hingga khas motif tradisional yang harus dipertahankan sejak nenek moyangnya.

“Ini motif tradisional yang sudah terkenal dan tetap dipertahankan secara turun – temurun. Namanya motif Sekar jagad,” ungkap Ahmadi saat ketiganya melihat langsung proses awal membatik.

Kemudian, ditempat inilah Desy Anwar cukup lama mengupas soal batik. Bahkan, iapun sempat mencoba membatik dengan dibantu pengrajin.

Kemudian, seusai shoting, perempuan yang kini berusia 56 tahun tersebut mendapat hadiah batik. Iapun berjanji bakal menggunakan batik Pamekasan saat siaran berita atau acara di CNN.

“Batiknya ini bagus, nanti saya buat baju dan mau dipakai saat siaran,” kata Desi Anwar Dihadapan Bupati Baddrut Tamam.

Terakhir, Desi menyempatkan diri bersama crew Trans Media grup ke Dinas Koperasi dan UKM yang terletak di jalan raya Jokotole. Desy bersama crew disambut hangat dengan seduhan kopi mangrove khas Pamekasan. Bahkan, Bupati Baddrut memberikan banyak pilihan macam oleh – oleh khas Pamekasan. Di tempat ini pula perjalanan Desi Anwar mengupas tentang Pamekasan bersambung. (arf/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here