SUMENEP, Limadetik.com – Destinasi Wisata Goa Soekarno yang terletak di Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep terlihat lengang. Tempat yang biasanya ramai dengan para pengunjung itu suasananya berubah total. Sepi. Hanya suara kicau burung terdengar ketika limadetik.com lewat di situ.
Manajemen tempat wisata Goa Soekarno rupanya juga mengacuhkan himbauan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, tentang penutupan sementara waktu tempat kumpul-kumpul dan keramaian. Seperti halnya sekolah dan tempat wisata. Hal ini bertujuan agar memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).
Yande, salah satu karyawan Goa Soekarno yang ditemui limadetik.com di rumahnya, Dusun Lebak Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep menerangkan.
“Saya dan rekan-rekan sepakat dengan anjuran penutupan ini. Sebab ini urusan jiwa. Kalau soal makan masih bisa dicari. Tapi tidak dengan urusan nyawa.” tuturnya
Lelaki kelahiran Kota Jember ini sangat berharap kepada pihak manajemen untuk memberikan perhatian ala kadarnya kepada para karyawan Goa Soekarno. Perhatian itu bertujuan meringankan himpitan hidup.
“Selama saya dirumahkan seperti ini kan tidak punya penghasilan. Terpaksa kami ikut perahu menangkap ikan. Jadi Nelayan,” ujar Yande yang ada di bagian musik kafetaria Goa Soekarno, Sabtu (4/4/2020).
Dirinya berharap wabah virus corona segera berlalu agar bisa beraktivitas kembali. Harapan ini tentu sama dengan kebanyakan orang. (Yant Kaiy/yd)