MALAYSIA, Limadetik.com – Hidup remaja perempuan di Malaysia ini berakhir tragis. Ia bunuh diri setelah dituduh mencuri ponsel milik gurunya.
Siswi SMP itu mencoba menggantung diri dengan syal di rumahnya, hanya beberapa jam setelah ia dituduh mencuri ponsel gurunya pada 24 Januari. Dalam catatan untuk kedua orangtuanya, ia menyebut tidak mencuri ponsel tersebut. Bungsu dari empat bersaudara itu juga menulis, ia tidak ingin menambah masalah pada keluarganya.
Sebelum meninggal, remaja 14 tahun itu berada dalam kondisi kritis. Ia menghabiskan hari-hari terakhirnya dalam kondisi koma di ruang ICU RS Seberang Jaya karena kerusakan otak.
Ayahnya, yang berusia 50-an tahun, menyatakan, anaknya dibawa pulang oleh guru kelas dan suaminya sekira pukul 6.15 sore.
“Mereka mengklaim, pencuri ponsel (guru) terekam dalam rekaman CCTV, namun mereka tidak dapat memastikan jika gadis dalam video itu adalah anak perempuan saya,” ujar si ayah.
“Dan anak perempuan saya menyangkal bahwa ia mencuri ponsel itu ketika saya tanya,” imbuh mantan juru masak tersebut.
Sang ayah menambahkan, anak perempuannya kemudian mengunci diri di kamar. Saat membuka pintu kamar tersebut, ia menemukan anaknya dalam keadaan tidak sadarkan diri dan tergantung dengan syal di pipa rumah.
Presiden LSM Tamilar Kural, David Marshel, menemani keluarga ini sepanjang kasus. Marshel mengonfirmasi kematian remaja putri tersebut di RS Seberang Jaya pada Kamis 1 Februari sekira pukul 03.30 pagi.
“Autopsi akan dilakukan pagi ini sebelum anggota keluarga bisa membawa pulang jenazahnya,” ujar Marshel, seraya menambahkan bahwa ia masih menemani keluarga yang berduka tersebut menjalani semua prosedur rumah sakit.(ok/rd)