SUMENEP, Limadetik.com – Sejak 2016 lalu, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur giat menakukan penataan terhadap para pedagang kali lima (PKL) khususnya yang mangkal di Taman Bunga (TB).

Mereka direlokasi ke bangunan baru di Desa Bangkal, Kecamatan Kota Sumenep. Hanya saja, hingga perhujung 2017, pembangunan gedung eks PKL TB belum juga selesai.

“Sampai saat ini pembangunannya mencapai 70 hingga 80 persen,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, Syaiful Bahri, Senin (25/12/2017).

Eks pasar hewan Bangkal ini, diperkirakan mampu menampung PKL yang saat ini ditempatkan dijalan KH Agus Salim sebagai daerah penampungan sementara.

“Kalau pembangunan penambahan kios di Bangkal sudah hampir selesai, tahun ini sudah tuntas. Apabila bangunannya sudah selesai, semua PKL eks Taman Adipura bisa tertampung disana semua,” ucapnya.

Pihaknya takin pada 2018 nanti, jalan KH Agus Salim yang menjadi tempat penampungan PKL sementara akan bebas dari PKL. Perda terkait penggunaan jalan tersebut akan dicabut karena sebatas sementara.

“Nanti semua PKL utamanya yang ada di jalan KH Agus Salim akan dimasukkan semua ke areal yang sudah disediakan di Bangkal. Jadi tahun depan tidak ada lagi PKL yang berjejeran di depan Kemenag dan MAN itu,” tuturnya.

Sesuai Perda tahun 2011, bahwa jalan maupun bahu jalan dilarang sebagai tempat berjualan. Untuk itu, pada tahun 2018, Perda tersebut harus bisa direalisasikan dengan maksimal agar Kabupaten yang memiliki jargon Sumenep Super Mantap itu benar-benar bisa bebas PKL.

Sesuai data di Disperindag, PKL eks Taman Adipura yang disiapkan tempat di Bangkal itu sebanyak 130 PKL yang bergerak dibidang makanan atau kuliner, 80 PKL konfeksi, 27 mainan yang sifatnya mobile, dan 32 PKL mainan yang sifatnya stasioner. (Hoki/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here