JAKARTA, Limadetik.com — Dewan Masjid Indonenesia (DMI) DKI Jakarta gelar acara Roadshow dan Dialog Seputar Keislaman, dengan tema: “Pentingnya Menjaga Ukhuwah Islamiyah Dalam Bingkai NKRI”. Acara tersebut dilaksanakan di Kantor Dewan Masjid Indonesia (DMI) Prov. DKI Jakarta, Jl. Kramat Jaya Raya Rt 05/Rw 14, Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, Minggu (10/2/2019).

Dalam kesempatan tersebut, KH. Ma’mun Al Ayyubi, Ketua DMI DKI Jakarta menyampaikan informasi terkait perkembangan wilayah sekitar tentang kegiatan rutinitas Dakwah yang telah dilaksanakan.

“Kita telah memikirkan solusi untuk mengantisipasi ada beberapa tabloid yang sengaja diedarkan di setiap masjid yang pada pokok pembahasannya sangat bersinggungan dengan SARA dan memiliki kandungan bahasa yang menurut para mubaligh itu ada unsur provokatif, seperti Buletin Dakwah Kaffah dan Tabloid Indonesia Barokah yang di sebarkan di setiap masjid – masjid wilayah DKI Jakarta yang menurut pandangan alim ulama harus di luruskan content pembahasannya karena mengandung unsur provokatif dan sudah tentu itu sangat tidak baik” katanya.

Dalam pandangan KH. Ma’mun Al Ayyubi selaku Ketua DMI DKI Jakarta bahwa DMI Jakarta sudah memikirkan solusi terkait beredarnya Buletin Dakwah Kaffah dan Tabloid Indonesia Barokah di masjid – masjid wilayah DKI Jakarta.
Kemudian, DMI DKI Jakarta saat ini telah membuat Program Buletin Dakwah yang dimaksudkan untuk menjadi pedoman tersebut dimaksudkan untuk memberikan pencerahan kepada umat muslim meredam beredarnya beberapa Tabloid dan Buletin di masjid – masjid yang berbau provokasi menjelang Pemilu 2019 diantaranya Buletin Dakwah Kaffah dan Tabloid Indonesia Barokah.

“Pembuatan Buletin DMI Prov. DKI Jakarta tersebut akan rutin dibuat dan diedarkan dimasjid – masjid setiap hari Jumat. Adapun aksi nyata yang telah dilakukan oleh DMI Prov. DKI Jakarta adalah pada hari Jumat, 08 Februari 2019 telah menyebarkan Buletin Jumat dengan tema “Menuju Ridha Alloh” di beberapa masjid – masjid” urai KH.Ma’mun.

Adapun Masjid-masjid yang dimaksud diantaranya;

– Masjid Al Munawar, Jl. Raya Pasar Minggu, Pancoran, Jaksel.
– Masjid AQL Islamic Center, Jl. Tebet Utara I No. 40, Tebet Timur, Tebet, Jaksel.
– Masjid Baiturrahman, Jl. DR. Saharjo No. 100, Menteng Atas, Setia Budi, Jaksel.
– Masjid Al Ittihad, Jl. Tebet Mas Indah I, Tebet, Jaksel.
– Masjid Jami An Nur, Jl. Mampang Prapatan XV C No. 24, Duren Tiga, Pancoran, Jaksel.

“Buletin – Buletin Dakwah tersebut nantinya akan terus di edarkan setiap hr Jum’at pada saat menjelang sholat Jum’at oleh DMI Prov DKI Jakarta” ungkapnya.

Selain itu, menurut KH.Ma’mun, buletin jumat DMI DKI Jakarta bertujuan guna menciptakan iklim pemilu yang damai dan sejuk. Salah satu buletin DMI Prov DKI Jakarta yang telah diedarkan oleh pihak DMI adalah pada hari Jumat, tanggal 08 Februari 2019 dengan tema “Menuju Ridha Allah”, yang mana isi dari tabloid tersebut menjelaskan Ada 3 (tiga) hal yang dibenci Alloh Swt berdasarkan HR. Muslim yaitu menceritakan sesuatu yang tidak jelas sumbernya, banyak bertanya, dan menghambur-hamburkan harta.
Kemudian juga Tersirat dalam Al Qur’an Surat Ali Imron ayat 103. Artinya : “Dan hendaklah kamu berpegang teguh pada agama Allah, janganlah bercerai berai”.

“Dalam menghadapi tahun politik fitnah banyak tersebar dimana-mana jangan sampai membuat kita menjadi terpecah belah hanya karena beda pilihan menyebabkan kita memutus silaturahmi persaudaraan, memutus tali pertemanan, memutus hubungan keluarga bahkan hingga memecah belah persatuan bangsa yang dibangun bersama” tukasnya.

Selanjutnya tambah beliau, Allah membenci terhadap perbuatan atau orang yang menceritakan atau menyebar berita-berita yang belum jelas sumbernya atau yang sekarang banyak viral dimedsos adalah berita hoax.

“Pernyataan tersebut tertuang dalam ayat Al Qur’an Surat Al Hujurat : 6 yang artinya “Hai orang – orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu” terangnya.

Selain itu juga, Ketua DMI Prov. DKI Jakarta  KH. Ma’mun Al Ayyubi menyampaikan bahwa  hendaknya tempat – tempat ibadah tidak di jadikan ajang kampanye dan politik praktis.

“Para ulama dalam setiap  dakwah senantiasa memberikan ketenangan dan tausiyah yg menyejukkan jelang pemilu 2019 agar masyarakat provinsi DKI jakarta khususnya umat islam tetap bersatu dalam kerukunan ukhuwah islamiyah” Tegas KH. Ma’mun Al Ayyubi kepada awak media. (LD/DM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here