Dua Wanita Seksi di Pamekasan Diamankan Satpol-PP

PAMEKASAN, Limadetik.com – Kepala Bidang (Kabid) Penegakan dan Penertiban satuan polisi pamong praja kabupaten Pamekasan, M. Yusuf Wibiseno menyatakan duo wanita seksi atas nama Rosa (20) warga asal Jombang dan Wulan (21) asal Kediri itu dianggap telah melanggar Peraturan Bupati (Perbup) Pamekasan nomor 76 tahun 2016 tentang penyelenggara kos-kosan atau pemondokan.(baca juga : Duo Wanita Seksi di Pamekasan di Ciduk Satpol-PP )

“Kedua wanita ini kami bawa kesini karena tidak bisa menunjukkan KTPnya saat didatangi petugas,” kata Yusuf kepada wartawan, Rabu (20/12/2017) siang.

Dia menegaskan, bagi pengekos yang akan menghuni di sebuah kos-kosan, wajib hukumnya untuk menunjukkan identitas berupa KTP.

Menurut Yusuf, razia rutin di sebuah kos ini merupakan yang ketiga kalinya, namun temuan kali ini terjadi miskomunikasi, sebetulnya kedua wanita tersebut memiliki KTP yang diminta oleh pemilik kos untuk di foto copy dan diserahkan ke ketua RT setempat.

“Karena tidak segera dikembalikan oleh pemilik kos, dan mereka tidak bisa menunjukkan makanya dibawa, tetapi sudah diklarifikasi tadi, nanti kita pulangkan ke kosnya,” tambahnya.

Yusuf berjanji akan mengintensifkan kembali razia penertiban terhadap pengekos yang melanggar perbup tentang penyelenggaraan pemondokan.

Selanjutnya, karena pemilik kos sudah mengklarifikasi, kedua perempuan asal luar Madura itu dibuatkan surat pernyataan oleh pihak satpolpp, setiap ada razia, mereka wajib harus menunjukkan KTP. (arif/red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here