“Guru honorer yang gajinya tidak sampai Rp 500 ribu per bulan masih mendapatkan perlakuan tidak hajar. Kami mengutuk tindakan yang siswa itu,” kata Ketua Forum Kategori 2 Sumenep, Moh. Rahman usai melaksanakan shalat gaib.

Ia meminta pihak kepolisian untuk memberikan hukuman sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Karena tidak sewajarnya siswa yang dididik untuk menjadi penerus bangsa, membalas budi dengan cara menganiaya gurunya hingga meregang nyawa.

Usai melaksakan shalat gaib, mereka melakukan penggalangan dana di wilayah kota keris. Nanti hasilnya akan diserahkan langsung kepada korban.

“Kami juga minta teman-teman K2 selama tiga hari untuk memakai pita. Sebagai bentuk kepedulian kita untuk guru yang mendapatkan perlakuan tidak wajar,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui, Ahmad Budi Cahyono meninggal dunia akibat dianiaya muridnya dengan inisial MH. MH diketahui memiliki ilmu bela diri. Sayangnya, keahliannya digunakan untuk hal yang tidak benar dan mengebabkan hilangnya nyawa seseorang. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here