https://limadetik.com/

Guru SMA: Listyo Sigit Kecil Anak yang Pendiam Tak Banyak Tingkah

  • Bagikan
IMG 20210117 WA0103 e1610893151212
Foto: Drs. Suhardi

JOGJA, LimaDetik.Com – Setelah diajukan oleh Presiden Joko Widodo sebagai calon tunggal Kapolri, nama Listyo Sigit Prabowo langsung menjadi buah bibir di masyarakat yang penasaran dengan sosok Alumni Akpol 1991 yang juga alumnus SMA 8 Yogyakarta tahun 1988, Sabtu (16/1/2021).

Guru Seni Rupa Listyo Sigit, Drs. Suhardi menuturkan, saat SMA dulu Listyo Sigit kecil adalah anak yang pendiam dan tak banyak tingkah.

https://limadetik.com/

Baca Juga: Gubernur Banten : Sosok Komjen Listyo Sigit, Humanis dan Sangat Dekat dengan Ulama

“Mas Listyo Sigit dulu di kelas pendiam, anaknya tidak macam-macam,” buka Suhardi,” katanya saat di termui awak media di rumahnya di Galur, Kulon Progo.

Menurut Pak Hardi, demikian panggilan guru yang dua tahun lagi ini memasuki masa pensiun, ada satu kejadian yang masih diingatnya sampai hari ini.

Baca Juga: DPD KNPI Banten, Dukung Komjen Listyo Sigit Jadi Kapolri

“Saat itu ada jam kosong, satu kelasnya mau mbolos rame-rame, tapi Mas Listyo ini dan dua orang temannya bersikukuh tetap di kelas,” jelasnya sambil tertawa.

Listyo Sigit kecil, lanjutnya adalah anak yang pintar secara akademik dan aktif di bidang olahraga beladiri.

“Dulu masuk ranking juga di kelas, lima besar kalau tidak salah, beladiri ya juga sempat sampai tingkat Provinsi” terangnya.

Baca Juga: FKUB Kalsel Dukung Penunjukan Komjen Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Jadi Calon Kapolri

Pada Awak media, Pak Hardi menyampaikan mengikuti perkembangan karir muridnya tersebut mulai saat menjabat sebagai Kapolresta Surakarta dan Kapolda Banten.

“Bahkan saat ada acara Aksi Sosial Pakci, di awal 2020 Mas Listyo ini juga berkontribusi dan datang memberi motivasi dan sharing pada Juniornya di SMA N 8” lanjutnya.

Tentang pencalonan Komjen Listyo Sigit sebagai Kapolri, pihaknya Komjen Pol Listyo menyatakan tak ragu dengan kemampuan muridnya tersebut.

“Ya kalau dilihat dari karakternya saat SMA dulu, saya tidak ragu, Mas Listyo mampu mengemban tanggung jawab lebih besar dari posisinya saat ini,” jelas Pak Hardi.

Pak Hardi berharap muridnya tersebut tetap teguh pendirian dan selalu amanah. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan