PAMEKASAN, Limadetik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar Halal Bihalal dengan tokoh masyarakat dan tokoh Agama yang bertempat di Pendopo Ronggosukowati, Kamis (13/6/2019) kemarin.

Halal Bihalal tersebut dihadiri Forkopimda setempat, Forpimka, ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, FKUB, FPI dan seluruh kepala desa di wilayah itu.

Momentum Halal Bihalal itu merupakan rangkaian lebaran Idul Fitri 1440 H untuk saling memaafkan, berbagi kebahagiaan dan merajut silaturahim setelah libur panjang.

Bupati Baddrut Tamam didampingi Wabup Raja’e menyambut bahagia Halal Bihalal itu.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Baddrut Tamam dalam sambutannya menyampaikan rasa kebahagiaan yang mendalam sebab, baru kali ini dilaksanakan Halal Bihalal berkumpul dengan seluruh stakeholder dari tingkat paling bawah hingga tingkat kabupaten.

“Setalah satu bulan kita puasa, hari ini kita merendahkan hati dan fikiran termasuk didalamnya adalah pemerintah Kabupaten Pamekasan ingin menyampaikan Takobbalallahu Minna Wa Minkum Taqobbal Yaa Karim. Abdhina sareng pak Wabup dan seluruh pimpinan di Kabupaten Pamekasan mohon maaf lahir batin kepada para ajunan, para alim, para tokoh, para Kades dan seluruh keluarga besar masyarakat di Kabupaten Pamekasan,” ucap Bupati Baddrut Tamam.

Bupati muda ini merasa senang apabila dirinya bersama Wabup Raja’e kemudian bisa saling memaafkan untuk memulai pengabdian di tahun ini semakin baik dan memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat Pamekasan.

Dihadapan seluruh undangan, Bupati menyebut ikhtiar menjadikan Pamekasan semakin baik dan masyarakat semakin makmur adalah ikhtiar bersama.

“Bukan hanya ikhtiar saya dan pak Wabup, bukan pula ikhtiar pak Kapolres yang menjaga stabilitas keamanan dengan Kodim, tetapi ini ikhtiar kita semua untuk menjadikan Kabupaten yang kita cintai ini menjadi Kabupaten yang Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghafur, Kabupaten yang di dalamnya ada perdamaian, pemerintahannya melayani dan bersih serta mencintai rakyatnya,” lanjutnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Gerbang Salam ini menegaskan, komitmennya bersama Wabup akan menjadikan jabatan sabagai alat perjuangan, bukan sebagai tujuan.

“Jabatan bagi Saya dan pak Wabup hanya alat ngabdi kepada masyarakat serta mendorong bagaiamana kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi itu semakin berkeadilan, komitmen ini kita pegang,” imbuhnya. (Arif/Dyt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here