JAKARTA, Limadetik.com — Perayaan Hari Ibu tahun 2018 yang jatuh tepatnya pada 22 Desember kemarin nampaknya bagi Pengurus Wilayah Muslimat NU DKI Jakarta berbeda dengan yang lainnya. Pasalnya Organisasi perempuan yang berada di bawah NU ini sengaja membuka sebuah pelatihan Dakwah bagi ustzh dan para juru dakwah yang tergabung dalam Muslimat NU.

Ketua Pengurus Wilayah Muslimat NU DKI Jakarta Hj.Hizbiyah Rohim dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan dari pelatihan Dakwah Era Millenial ini semata-mata memberikan dedikasi pada para Ustadzah Muslimat NU agar bisa mellek digital dan bisa bermedsos dengan baik.

“Dalam rangka memperingati Hari Ibu, kita Muslimat NU DKI Jakarta melaksanakan kegiatan utuk para ustadzah Pelatihan Dakwah Era Milenial dengan tujuan ustazah Muslimat NU Melek medsos di era digital saat ini” kata Ketua PW Muslimat NU DKI Jakarta, Sabtu (22/12/2018) kemarin pada media ini.

Ditambahkan, selain acara pelaksanaan Dakwah Era Millenial Muslimat NU juga akan dilaksanakan pelatihan dakwah yang ke 2, Info mengenai pemilu, Presiden, DPR RI, DPRD, DPD, dan diharapkan muslimat NU harus mampu mengikuti perkembangan zaman serta bisa membangun kerjasama dengan pemerintah untuk bangsa dan negara.

“Muslimat NU ini harus mengikuti perkembangan zaman dan bekerjasama dengan pemerintah demi kejayaan NU dan NKRI. Muslimat bertanggung jawab untuk menjaga NU bersama PBNU, dan nanti pada januari 2019 akan diadakan Harlah Muslimat dan NU” terangnya.

Ibu Mariam Fatimah Batara 

Sementara itu, Direktur Tata Kelola Aplikasi Informatika, Ditjen Aptika, Kemenyerian Kominfo RI, Mariam Fatimah Barata saat menjadi narasumber pada acara Dakwah Era Millenial ini mengatakan bahwa pentingnya masyarakat mengatahui batasan-batasan bermedsos dan menggunakan medsos untuk memghindari jeratan Undang-undang ITE.

“Tentunya masyatakat kita perlu dan harus tahu pentingnya pemakaian dan bermedsos yang tidak bertenrangan dengan UU.ITE. Agar para pengguna medsos ini mellek medsos maka penting sekali para Ustazah dan pendakwah menyampaikannya” jelasnya.

Pada kesempatan ini hadir pula Ketua Periodik PP Muslimat NU, DR. Mursyidah Thahir yang sekaligus memberikan arahan bagi para peserta dalam bermedsos dan memberikan contoh Ciri-ciri berorganisasi era millenial.

“Jika kita cerdas menggunakan medsos tentunya akan menjadi bermanfaat bagi bangsa dan negara ini, jadi, jika melihat ciri-cirinya adalah, Organisasi milenial berjejaring, Keunggulan (kecepatan layanan), Efisiensi, Pergeseran mazhab. Menggunakan medsos dangan bahasa yang baik atau omunikasi yang bagus, makin bagus sebuah komunikasi makin efektif hasilnya. Komunikasi menggunakan bahasa yang sesuai dengan situasi dan kondisi follower” tegas DR.Musyidah Thahir dengan rinci. (yd/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here