https://limadetik.com/

Hari ini, Ratusan Santriwati PP Al-Amin Prenduan Sumenep Wilayah Kota Dipulangkan

  • Bagikan
IMG20200403101043 scaled

SUMENEP, limadetik.com — Sejak mewabahnya virus corona (covid-19) di Indonesia beberapa pekan yang lalu sudah ribuan santri asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur yang tersebar di beberapa Pondok Pesantren di Indonesia termasuk dipulangkan (diliburkan).

Menurut panitia pemulangan santri PP.Al-Amin Prenduan, Ust.Hudi Suhandono bahwa untuk hari ini Jumat, (3/4/2020) ada sekitar 204 santriwati yang dipulangkan dan diangkut sebanyak 15 armada.

https://limadetik.com/

“Hari ini kita¬† kita pulangkan khusus santriwati wilayah 1 yakni meliputi wilayah kota sumenep, dengan jumlah 204 santriwati dengan armada angkutan bus mini sebanyak 17 bus” katanya.

Selain itu sambung Ust.Hudi, untuk besok Sabtu 4 April 2020 giliran santriwan (santri putra) dengan jam yang sama juga akan dipulangkan sebabyak 150 an santri dengan jumlah armada 10 bus mini khusus wilayah kota.

IMG20200403100339 scaled
Sejumlah santri PP.Al-Amin Prenduan saat tiba di Lapangan Giling Sumenep

“Besok Sabtu ada 150 santri putra akan dipulangkan juga, dan itu masih wilayah kota sumenep dengan jam yang sama dan tempat yang sama juga yakni di lapangan giling atau tepatnya di depan kantor kemenag Sumenep” terang Hudi.

Sementara lanjut Hudi, untuk pemulangan santri wilayah sumenep 2 hingga 7 yang khusus santri putri berbarengan semua dengan wilayah satu kota sumenep.

“Ada 7 wilayah yang hari ini kita pulangkan, dan ini kebetulan yang wilayah kota, sedang untuk 6 wilayah lainnya sudah ada panitia masing-masing, dan masing-masing wilayah jumlahnya tidak sama” jelasnya

Dikatakan Ust.Hudi, masa libur atau kembalinya santri ke pesantren berdasarkan surat edaran yang diterima santri yakni sampai tanggal 4-5 Juni 2020 dari semua santri kelas 1-6 TMI dan Tahfidz.

“Semoga virus corona ini segera berlalu agar semua santri dan siswa yang ada serta seluruh rakyat indonesia bisa beraktivitas seperti sediakala dan nanti bulan juni santri kembali ke pesantren dengan nyaman” tukasnya.

Sementara dari hasil pantauan di lapangan sebagaiman biasanya setiap santri yang balik kampung atau dipulangkan selalu melalui pemeriksaan baik suhu tubuh maupun penyemprotan disinfektan, namun tetap kali ini santri tidak ada kegiatan pemeriksaan suhun tubuh dan lain sebagainya, hanya pihak aparat kepolisian tetap siaga mengawal santri yang menunggu di jenput orang tuanya. (yd/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan