oleh

Hasil Produksi Pangan di Sumenep Nyaris 100 Ton

SUMENEP, limadetik.com – Produktifitas tanaman pangan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur cukup bagus. Buktinya hasil tanaman pangan melampaui kebutuhan masyarat.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan (Dispertahortbun) setempat, hasil produksi beras mengalami surplus hingga 7 ribu ton per tahun. Sehingga tidak perlu mendatangkan beras luar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di Kota Keris.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikulturan Dispertahortbun Sumenep, Supriyadi mengatakan, produksi tanaman pangan di daerahnya aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Sumenep tidak perlu mendatangkan beras atau jagung dari daerah lain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya, Jumat (16/10/2020).

Kalaupun ada, hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar. Sebab sebagian masyarakat menginginkan jenis atau kwalitas beras yang berbeda.

Menurutnya hasil produksi beras lokal tiap tahunnya sangat tinggi. Pada 2019 mencapai 186.398 ton dengan luas lahan padi 32. 627 Hektar. Apabila dikonversikan ke beras mencapai 99. 499 ton.

“Sedangkan kebutuhan masyarakat sesuai Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2017 per tahun sebesar 92.391 ton, sehingga melebihi kebutuhan atau surplus 7.107 ton,” terangnya.

Selain beras, hasil produksi jagung juga tinggi, yakni mencapai 433.177 ton dengan luas lahan 103.382 hektar pada 2019. Sedangkan kedelai 6.244 ton dengan luas lahan 4.104 hektar.

“Tingginya hasil produksi pangan ini didukung cuaca, bahkan jika cuaca normal petani sebagian ada yang tanam dua hingga tiga kali per tahun,” tukasnya.

(Hoki/Yd)

Komentar

Berita Terkini