PAMEKASAN, Limadetik.com — Wakil Bupati Pamekasan Raja’e bersama Forkopimka setempat melaksanakan Jumat Bersabda (Jumat bersih sehat bersepeda), Jum’at (7/12/2018).

Kegiatan rutin ini dimulai dari pendopo Ronggosukowati dengan bersepeda santai bersama anggota Forkopimka dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  menyusuri jalan kota.

Kegiatan rutin ini sudah berlangsung lama, yakni sejak 10 tahun silam yang biasa dilakukan Bupati/Wakil Bupati Pamekasan bersama Forkopimda dan pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) lainnya.

Selain Forkopimda dan pimpinan OPD dalam kegiatan Jumat Bersabda ini juga diikuti oleh kelompok atau perkumpulan sepeda ontel yang ada di Pamekasan.

Begitu tiba di balai desa, Wakil Bupati dan rombongan disambut Kepala Desa Laden, Fathor Rahman, beberapa stafnya, tokoh masyarakat dan warga sekitar.

Rombongan diberi suguhan minuman herbal dan makanan ringan khas Madura.

Pada kesempatan itu, Raja’ie mengatakan, melalui Jumat Bersabda, maka akan dijumpai inovasi baru, kreasi baru di beberapa desa dan kelurahan. Ia bersyukur dari beberapa desa dan kelurahan yang ia kunjungi saat Jumat Berabda, kegiatan ini mulai nampak kemajuannya.

“Model kegiatan Jumat Bersabda harus kami dorong dan kembangkan. Kami bersepeda menyusuri pinggiran kota, bahkan hingga ke pelosok desa, harus ada gairah dari desa. Kalau bisa, kami paksa agar desa itu kreatif. Sehingga di saat kami berkunjung ke desa yang bersangkutan, lalu desa itu tidak menunjukkah hasil inovasinya, maka desa itu tentu malu,” kata Raja’e seperti dilansir Tribunnews.

Karena itu, ia merasa bangga dan mengapresiasi terhadap inovasi yang dikembangkan Desa Laden dengan membuat program peternakan syariah. Bisa jadi program peternakan syariah yang dikembangkan Desa Laden, hanya satu-satunya di Jawa Timur.

Raja’ie berharap, program pertenakan yang dikembangkan Desa Laden ini, bisa dicontoh dan ditularkan ke desa lain untuk mengembangkan desanya dengan melakukan terobosan dan membuat inovasi baru.

Raja’ie berjanji, jika progam ini berhasil, ia akan membantu agar terus berkembang dan lebih maju lagi.  Dengan begitu, untuk kebutuhan daging sapi atau daging kambing di Pamekasan, bisa disuplai dari desa ini.

“Terima kasih Pak Kepala Desa yang enerjik dan membuat inovasi baru. Apalagi kami dan rombongan disuguhi minuman herbal yang enak dan menyehatkan. Minuman ini bisa dikembangkan dan dikemas untuk dipasarkan sebagai produk khas Desa Laden,” kata Raja’ie, yang disambut tepuk tangan.

Kepala Desa Laden, Fathor Rahman, mengakui program peternakan syariah ini baru dikembangkan selama dua tahun belakangan ini.

Anggotanya sudah mencapai sebanyak 50 orang. Dari setiap orang ini, ada yang memiliki antara 3 hingga 4 ekor sapi yang dikembangkan di sini.

“Belakangan ini banyak warga luar desa kami yang menitipkan sapi dan kambingnya ke desa ini untuk diternak. Alhamdulillah, menjelang Idul Adha kemarin, banyak masyarakat yang membeli sapi dan kambing ke desa  ini. Karena itu, kalau bapak nanti membutuhkan sapi dan kambing, silakan datang ke desa ini,” kata Fathor Rahman. (arif/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here