BANGKALAN, Limadetik.com – Ratusan Santri yang terdiri dari Pondok Pesantren Darul Fatwa dan Miftahul Tholibin menggelar Apel Santri di pesisir pantai Kwanyar Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
KH. Nawawi Abdul Hannan, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Fatwa Kwanyar sebagai pembina Apel mengatakan, Hari yang wajib kita kenang Resolusi jihad.
“Bahwa Kita wajib berjuang, Indonesia adalah peninggalan para ulama,” terangnya.
Santri harus berani tampil untuk menjadi garda terdepan dalam menghalau ideologi yang merong-rong NKRI.
“Agama tanpa nasionalisme tidak dapat diajarkan, Nasionalisme tanpa agama akan amburadul” terang.
Pria yang juga Ketua MWCNU Kecamatan Kwanyar menambahkan, Santri tetap harus menjaga jati diri seorang santri. Yakni Tidak pernah meninggalkan ulama dan berperilaku selalu santun.

“Jangan sampai meninggalkan para kiai dan ulama, karena akhir ini banyak gerakan-gerakan yang senakin menjauhkan kita dengan ulama,” imbuhnya.
Maka pihaknya mengajak para santri agar bersama-sama untuk membentengi NKRI.
Setelah mengikuti apel hari santri, ratusan santri Iring-iringan dan nyanyian santri yang terus menggema sepanjang Jalan Raya Pesanggrahan menuju makam Sunan Cendana Kwanyar.
Selain dimeriahkan para Santri, Apel Hari Santri Nasional (HSN) di Kecamatan Kwaayar juga diikuti Kaconk Red Squad dan Ikatan Mahasiswa Kwanyar.
(Yudi/Yd)