Gubernur Jambi, Zumi Zola

JAKARTA, Limadetik.com – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Gubernur Jambi, Zumi Zola pada hari ini. Sedianya, Zumi Zola akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat panggilan pemeriksaan terhadap Zumi Zola beberapa waktu lalu. Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu akan digali keterangannya terait proses pengesahan RAPBD itu.

“‎Saya dapat informasi Gubernur Jambi akan diperiksa hari ini. Mereka diduga memiliki informasi dan mengetahui kasus yang kami tangani,” kata Febri saat dikonfirmasi, Jumat (5/1/2018).

Diduga, Zumi Zola mengetahui proses pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun anggaran 2018 yang berujung rasuah. Tak hanya itu, Zumi Zola juga akan digali keterangannya terkait pengetahuannya soal aliran dana dari suap pengesahan RAPBD itu.

‎”Esekutif kita alami proses pembahasanAPBD di Jambi dan bagaimana komunikasinya dan siapa saja yang mengetahui penerimaan uang itu,” terang Febri.

Sejauh ini, KPK telah resmi menetapkan empat orang tersangka terkait kasus dugaan suap pembahasan dan pengesahan RAPBD Provinsi Jambi, tahun anggaran 2018. Keempatnya ditetapkan tersangka setelah tertangkap tangan oleh tim satgas KPK.

Keempat tersangka tersebut yakni, anggota DPRD Jambi, Supriyono; Plt Sekda Provinsi Jambi, Erwan Malik; Plt Kadis PUPR Jambi, Arfan; dan Asisten III Bidang Administrasi (Asda) ata‎u bagian umum Pemprov Jambi, Saifuddin.

KPK sendiri telah berhasil menyita uang sebesar Rp4,7 miliar dalam operasi tangkap tangan (OTT).Uang yang disita Rp4,7 miliar tersebut diduga bagian dari komitmen fee suap sebesar Rp6 miliat yang dijanjikan Pemprov Jambi untuk anggota DPRD.

Adapun, rincian uang tersebut ditemukan dari tangan anggota DPRD Jambi, Supriyono sebesar Rp400‎ Juta. Kemudian Rp1,3 miliat ditemukan di rumah Saifuddin.

Sedangkan uang Rp3 miliar, disita tim KPK dari kediaman Plt Kadis PUPR Jambi, Arfan. Uang Rp3 miliar itu ditemukan dalam dua koper berwarna hitam. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here