Kuasa Hukum PT.CGA Mangkir Untuk Kedua Kalinya Dari Persidangan Gugatan PKL Pasar Merjosari Kota Malang

KOTA MALANG, Limadetik.com – Kasus sidang gugatan ‘Class Action’ para pedagang pasar merjosari dengan tergugat PT Citra Gading Asritama (CGA) selaku Investor, Pemerintah Kota Malang dan Disperindag Kota Malang yang kedua kalinya kembali ditunda.

Penundaan sidang tersebut oleh pihak Pengadilan Negeri (PN) Malang Kota lantaran pihak tergugat kembali mangkir, dalam hal ini PT.Citara Gading Asritama (CGA) dan Pemkot malang, tim kuasa hukum pedagang pasar merjosari saat kembali mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Malang Kota, Selasa (28/11/2017), untuk menjalani persidangan ke dua.

” Sudah dua kali ini pihak tergugat yang sebelumnya pada sidang perdana tidak hadir, hari ini juga tidak hadir lagi. Sehingga, sidang sidang ke- 2 ditunda 3 minggu lagi,” ungkap Ketua tim kuasa hukum warga Pasar Merjosari, Rohman Hakim SH S.Sos MM ditemui awak media Selasa (28/11/17).

Meskipun pihak tergugat tidak hadir, hal ini menjadi keberuntungan para pedagang pasar Merjosari, apalagi hingga tiga kali tidak hadir menurut Rohman, gugatan tersebut bisa dimenangkan oleh pedagang.

“Tentunya masalah ini akan dikawal dan akan terus dilanjut sampai ada keputusan dari Hakim, tapi kita yakin pasti para tergugat dalam sidang selanjutnya pasti datang,” kata Rohman.

Effendi SH anggota tim kuasa hukum pedagang pasar juga menyampaikan diharapkan kepada investor dan pemangku kekuasaan, dalam hal ini PT CGA dan Pemkot Malang, agar mentaati proses hukum yang berlaku.

“Bahwa ini adalah perjuangan masyarakat pedagang Pasar Merjosari, yang dulunya mempunyai penghasilan tetap, tapi saat ini mereka pontang-panting, dan ini dinilai telah mematikan usaha UMKM di Malang,” kata Effendi.

Sementara itu terkait gugatan pedagang, Eko fajar A Kepala Sub Bagian hukum Pemkot Malang mengatakan bahwa pihaknya belum menerima berkas tembusan gugatan pedagang pasar Merjosari. Namun berkas memang sudah masuk di meja bagian hukum Pemkot.

“Berkas gugatan sudah masuk ke bagian hukum, namun belum ada perintah dari pimpinan. Kalau sesuai dengan fungsi, memang bagian kami,” kata dia ditemui di PN Kota Malang.

Saat ini, lanjut Eko pihak bagian hukum Pemkot Malang masih menunggu siapa yang ditugaskan sebagai kuasa hukum. Namun ia memastikan hadir dalam sidang gugatan selanjutnya.

“Sidang Selasa lalu tidak hadir karena belum ada perintah dari Walikota, namun bukan karena tidak mau. Tapi memang belum ada perintah dari pimpinan,” tandasnya. (yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here