SUMENEP, limadetik.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mengimbau agar warga tidak menyembelih sapi betina pada Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Pasalnya, pada H-1 lebaran, warga biasa menyembelih sapi secara patungan. Cara seperti ini dianggap lebih ekonomis, karena dengan dana yang tidak banyak tetapi mendapatkan jumlah daging yang lebih banyak jika dibandingkan dengan belanja di pasar.

“Sapi betina, apalagi yang bunting tidak boleh disembelih,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Sumenep, Bambang Heriyanto, Kamis (23/5/2019).

Menurutnya, berdasarkan program dari Pemerintah Pusat dilarang menyembelih sapi betina. Tujuannya untuk menjaga pemberdayaan sapi, khususnya sapi Madura.

Daging sapi lokal Madura terbaik di Jawa Timur. Warna daging sapi Madura merah cerah, empuk, berserat halus, dan rendah lemak. Keunggulan lainnya, karkas (berat daging sapi tanpa kepala, kaki, jerowan, dan kulit) daging sapi Madura mencapai 48 persen dari berat badan sapi.

“Apabila ada yang nekat (menyembelih sapi betina) akan ada sanksi. Meskipun bukan sanksi hukum, tetapi akan ditegur,” tukasnya. (hoki/dyt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here