https://limadetik.com/

Mas Tamam Sambangi Langsung Warga yang Rumahnya Hangus terbakar untuk Serahkan Bantuan

Penulis: Adv/ArifEditor: Wahyu
  • Bagikan
Mas Tamam Sambangi Langsung Warga yang Rumahnya Hangus terbakar untuk Serahkan Bantuan
FOTO: Mas Tama saat menyambangi langsung korban yang rumahnya terbakar

PAMEKASAN, Limadetik.com – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam menyambangi rumah warga dikabarkan terbakar dan rata dengan tanah. bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu langsung menyambangi lokasi kejadian.

Rumah yang dilalap si jago merah itu ternyata milik Sumyani, warga Dusun Karang Panasan, Desa Ponteh, Kecamatan Larangan.

https://limadetik.com/

Mas Tamam turun ke lapangan didampingi, Kepala Dinas Sosial, Moch. Tarsun, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Amin Jabir.

Bupati Mas Tamam bersama rombomgan berangkat ke lokasi kebakaran usai menggelar Halal Bihalal di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (9/5/2022). Tepatnya, hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran.

“Pagi-pagi saya dapat laporan tentang adanya musibah kebakaran ini, selesai halal bi halal di pendopo saya langsung memilih datang ke sini (lokasi kebakaran.red) untuk memberikan bantuan,” kata Bupati Baddrut Tamam saat berada di lokasi, Senin (9/5/2022).

Tiba di lokasi, Bupati Mas Tamam melihat kondisi rumah Sumyani sudah rata dengan tanah. Menurut pengakuan korban, seluruh barang-barang berharga tidak terselamatkan.

Selain memberikan bantuan, Mas Tamam juga memberikan semangat agar korban tabah dan sabar menghadapi musibah tersebut.

Adapun bantuan yang diberikan seperti tikar, selimut, baju, alat mandi, dan peralatan dapur lainnya guna memenuhi kebutuhan korban. Pihaknya berjanji membantu korban membangun rumahnya kembali.

“Katanya pak klebun dan pak camat, suratnya hari ini masuk ke pendopo, hari ini juga saya tandatangani supaya uangnya cepat cair, dan rumahnya bisa dibangun lagi,” tegasnya.

Berdasarkan keterangan korban, semua barang-barang berharga miliknya tidak terselamatkan. Seperti laptop, televisi, kulkas, sepeda motor, sepeda angin, ijazah, dan seluruh seisi rumah tidak tersisa.

Sebab, saat rumahnya terbakar, korban masih dalam perjalanan pulang ke Pamekasan setelah mudik dari kampung halamannya di Surabaya.

“Mohon bersabar, semoga bantuannya lekas cair ya, terima kasih kepada semua pihak, ibu kades, pak camat yang telah bekerja luar biasa,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan