Mei 2018, Sumenep Alami Inflasi 0,30 Persen

SUMENEP, Limadetik.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menjelaskan bahwa pada Mei 2018, daerah setempat mengalami inflasi sebesar 0,30 persen.

“Sedangkan inflasi Jawa Timur mengalami inflasi sebesar 0,17 persen dan Nasional juga mengalami inflasi sebesar 0,21 persen,” terang Kepala BPS Sumenep, Saiful Rahman, Selasa (5/6/2018).

Dari tujuh kelompok pengeluaran, semuanya mengalami inflasi. Kelompok bahan makanan mengalami inflasi tertinggi sebesar 0,95 persen, diikuti oleh kelompok sandang sebesar 0,39 persen, kelompok, kesehatan sebesar 0,21 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,07 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,04 persen, kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,03 persen.

“Sedangkan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga mengalami inflasi terendah sebesar 0,02 persen,” tegasnya.

Kelompok utama yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi bulan Mei 2018 ialah daging ayam ras, telur ayam ras dan tongkol pindang. Sedangkan komoditas utama yang memberikan andil terbesar deflasi ialah bawang putih, cabai merah dan beras.

Laju inflasi komulatif Sumenep di bulan Mei 2018 mencapai 1,01 persen, angka ini lebih rendah dibanding Jawa Timur sebesar 1,18 persen, dan Nasional 1,30 persen.

“Laju inflasi year on year Sumenep dibulan Mei 2018 mencapai 2,42 persen, angka ini juga lebih rendah dibanding Jawa Timur sebesar 2,74 persen, Nasional 3,23 persen,” imbuhnya.(hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.