Melon Kangean Lebih Diminati, Pemkab Sumenep Janji 2019 Lakukan Identifikasi Tanah

SUMENEP, Limadetik.com – Melon asal Pulau Kangean, Sumenep, Jawa Timur mampu bersaing dengan melon yang berasal dari Jawa. Tidak hanya dari segi rasa, hargapun lebih mahal.

Pasalnya, melon Kangean memiliki beberapa kelebihan dibandingkan melon Jawa. Diantaranya, melon Kangean rasanya lebih manis dan bentuknya lebih besar. Tak heran ketika melon tersebut lebih diminati di pasaran.

“Iya benar. Melon Kangean lebih diminati. Melon Kangean dalam sehari kami habis 1 hingga 1,5 kwintal. Kalau melon Jawa maksimal 25 kg per hari,” terang salah satu penjual buah di Kota Sumenep, H. Sayyidun, Senin (6/8/2018).

Menurutnya, harga melon Kangean lebih mahal. Melon Kangean per kg Rp 17.000 dan melon Jawa per kg hanya Rp 12.000. Tetapi meskipun harganya lebih mahal, calon pembeli banyak yang memburu melon Kangean.

“Pembeli tidak terlalu memperhatikan harga. Mereka memilih yang lebih mahal asalnya sesuai dengan seleranya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Dispertapahorbun) Sumenep Bambang Heriyanto
menjelaskan bahwa melon Kangean perlu untuk terus dikembangkan para petani. Pihaknya berjanji tahun depan akan melakukan identifikasi tanah yang bisa ditanami melon dengan kualitas tinggi.

“Sebab tidak semua tanah yang ada di Kangean mampu menghasilkan melon yang besar dan manis. Maka dari itu, tahun depan kami akan melakukan identifikasi tanah yang cocok untuk ditanami melon. Hal itu perlu untuk membantu masyarakat dalam bertani melon,” terang Bambang.(hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here