SAMARINDA, Limadetik.com – Gerak geriknya yang mencurigakan,seorang pemuda bernama Ventje Sulaiman (49), warga Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur, diamankan polisi.

Melihat gelagatnya yang mencurigakan, setelah berjalan mengelilingi Polresta Samarinda. Vantje pun digeledah polisi yang lagi bertugas,ternyata dalam tasnya, ditemukan paspor dan buku catatan ujaran kebencian. Sampai hari ini, motifnya masih didalami kepolisian.

Selanjut berdasarkan Keterangan diperoleh, Ventje diamankan Kamis (14/12/2017) sore kemarin, sekitar pukul 15.30 Wita. Gerak geriknya di dalam Mapolresta dalam pengawasan personel satuan Sabhara. Bahkan, Ventje masuk ke dalam area parkir mobil dinas operasional Polresta Samarinda.

Saat didekati personel Sabhara, dia berkelit tengah mencari mobilnya yang ditilang polisi. Namun demikian, dia sempat terus bergerak menjauhi personel Sabhara.

Berasa ada yang aneh dan petugas terus curiga dengan pria itu, personel Sabhara akhirnya berinisiatif mengamankan pria itu, dan kemudian menginterogasinya. Barang bawaannya pun digeledah.

Polisi menemukan sejumlah barang bukti seperti paspor atas nama Ventje Sulaiman, KTP kelahiran Manado Sulawesi Utara, telepon selular hingga buku catatan berisi ujaran kebencian kepada pemerintah.

Tidak hanya itu. Pada barang bawaan Ventje juga ditemukan pisau cutter, hingga kertas berisikan pemetaan tentang lokasi Polresta Samarinda. Dia pun dalam pemeriksaan ketat tim intelejen dan keamanan (Intelkam) Polresta Samarinda.

Karena juga dari hasil interogasi, tidak kurang 4 kali dia pulang pergi keluar masuk Polresta Samarinda.

“Dari Sabhara, kemudian dibawa ke Intelkam. Ya itu tadi karena gerak gerik dan barang bawaannya mencurigakan,” kata salah seorang personil Polresta Samarinda, kepada merdeka.com, Jumat (15/12) sore.

Kasubbag Humas Polresta Samarinda Ipda Danovan ketika dikonfirmasi merdeka.com, juga membenarkan peristiwa itu di areal Polresta Samarinda. “Memang benar, ada diamankan seorang pria, di dalam Polres kemarin sore itu ya,” ungkap Danovan.

“Tapi kalau soal apa motifnya, maksud dan tujuannya bolak balik ke Polres itu, sementara ini keterangannya masih didalami Satuan Intelkam,” demikian Danovan.(tim)

 

Sumber :merdekacom

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here