https://limadetik.com/

Kebakaran Rumah di Kota Sumenep Diduga Karena Korsleting Listrik

  • Bagikan
Kebakaran Rumah di Kota Sumenep Diduga Karena Korsleting Listrik
FOTO: Kobaran api melalap rumah warga Sumenep

SUMENEP, Limadetik.com – Sebuah rumah di wilayah Kota Sumenep, tepatnya di makam gunungan Jalan Kemala Kelurahan Bangselok nyaris ludes dilalap si jago merah, Minggu (8/8/2021) sekira pukul 22.00 Wib.

Diketahui rumah tersebut milik Mohammad Bakri (55) yang berada di jalan Kemala No. 19B Rt. 03 Rw. 03 Kel. Bangselok Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep Jawa Timur.

https://limadetik.com/

Dari sumber terpercaya mengatakan, kronologis berawal pada hari Minggu tanggal 8 Agustus 2021 sekira pukul 18.00 Wib korban Mohammad Bakri bersama dengan keluarga keluar rumah menuju ke Deaa Pamolokan dimana rumah dalam keadaan kosong, kemudian sekira pukulĀ  21.45 wib korban kembali ke rumahnya.

“Saat korban masuk kedalam rumah lalu melihat kobaran api yang bersumber dari atap kamar belakang, mengetahui kejadian tersebut korban berusaha memadamkan api dengan menggunakan air yang ada. Namun kobaran api semakin membesar” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningrum, Senin (9/8/2021).

Selanjutnya kata Widi, korban berteriak meminta bantuan warga sekitar untuk memberitahu petugas pemadam kebakaran. Tidak berselang lama petugas pemadam kebakaran bersama dengan Polsek Sumenep Kota mendatangi lokasi kejadian tersebut sembari melakukan pemadaman.

“Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api dan kobaran api berhasil dipadamkan sekira pukul 22.45 Wib. Ya kurang dari 1 jam api padam, kendati lokasi kebakaran memang padat penduduk, tapi Alhamdulillah berkat kerja keras petus bersama warga tidak sampai menjalar ke rumah warga lainnya” terangnya.

Dikatakan mantan Kapolsek Kota Sumenep itu, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun diperkirakan korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp. 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah).

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, perkiraan sementara untuk kerugian materil mencapai Rp. 300 juta, karena memang ada barang barang berharga yang terbakar seperti, BPKB, Perhiasan, uang tunai Rp. 100 juta termasuk burung peliharaan serta perabotan rumah lainnya” tukasnya.

(yd/ls)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan