ilustrasi

LAMPUNG, Limadetik.com  – Para nelayan di Bandarlampung, Provinsi Lampung pasca-tsunami melanda Selat Sunda, termasuk di pesisir Lampung, untuk sementara waktu memilih tidak melaut atau menangkap ikan.

Menurut Kasim, salah satu nelayan di Gudang Lelang, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Bandarlampung, para nelayan setempat tidak ada yang melaut karena masih khawatir terkait dengan informasi masih akan terjadi tsunami.

Ia juga menyebutkan bahwa selain karena isu tsunami itu, sebagian dari istri dan anak mereka juga masih di tempat pengungsian, sehingga pikiran mereka terbagi dua antara melaut dan memikirkan keluarga.

“Sebenarnya cuaca sudah baik dan kami sudah siap melaut, namun keluarga masih belum pulang dari tempat pengungsian,” kata Kasim seperti dikutip Antara, Senin (24/12/2018).

Kasim juga mengatakan bahwa ada dua kapal nelayan setempat belum pulang saat melaut hingga kini, namun masih dalam kondisi aman di lautan setelah dihubungi, karena sempat bersandar di pulau terdekat.

Para nelayan Gudang Lelang yang tidak melaut itu sedang melakukan aktivitas menjahit jaring dogol (jaring ikan besar).

Sakim, salah satu nelayan di Gudang Lelang, juga mengaku tidak melaut karena masih was-was.

“Kemungkinan Rabu (26/12) kami akan melaut melihat kondisi terlebih dahulu, sekiranya sudah cukup aman baru kami berangkat,” katanya.


okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here