OPINI: Sinergi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Mewujudkan Masyarakat yang Taat Hukum
Oleh: Yosef Teguh Lavito
Mahasiswa: Universitas Negeri Yogyakarta
Fakultas Ilmu Sosial, Hukum & Ilmu Politik
Prodi: Pendidikan Kewarganegaraan
________________________________
LIMADETIK.COM – Pendidikan Kewarganegaraan memainkan peran krusial dalam mewujudkan warga negara yang sadar akan hukum. Dalam konteks hukum di Indonesia, sinergi antara pendidikan kewarganegaraan dan penegakan hukum merupakan elemen kunci dalam menciptakan masyarakat yang berintegritas dan taat akan hukum.
Nelson Mandela (2003) menekankan betapa krusialnya pendidikan dalam membentuk sikap dan perilaku masyarakat, termasuk dalam konteks pemahaman hukum.
John Dewey (1916) menggarisbawahi pentingnya pendidikan dalam membentuk serta memperbarui nilai-nilai demokrasi.
Berkonteks pada Sinergitas Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mewujudkan Masyarakat yang Taat Hukum, pendidikan kewarganegaraan tak hanya berfungsi sebagai sarana untuk menanamkan rasa cinta pada negara, melainkan juga sebagai fondasi bagi pemahaman yang mendalam tentang sistem hukum negara.
Dengan mengintegrasikan aspek hukum dalam kurikulum pendidikan, besar harapan siswa dapat memahami lebih baik tentang struktur hukum di Indonesia, dan bagaimana hukum bekerja dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut berpotensi meningkatkan kesadaran perihal pentingnya kepatuhan terhadap hukum yang berlaku.
Contoh sukses dari negara lain, seperti Finlandia yang mengintegrasikan pendidikan kewarganegaraan dengan pembelajaran tentang hak dan kewajiban, hal ini menunjukkan bahwa pendekatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap hukum.
Di Indonesia sendiri, tantangan besar yang saat ini dihadapi yaitu kurangnya materi ajar yang relevan serta pelatihan bagi tenaga pendidik. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu pembaruan kurikulum dengan menyisipkan elemen hukum secara sistematis.
Selain itu, diperlukan pelatihan intensif bagi guru agar mereka dapat mengajarkan materi dengan efektif serta mudah dipahami oleh siswa. Penerapan langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman hukum secara kompleks sejak usia dini.
Untuk memastikan implementasi yang efektif, diperlukan sebuah indikator seperti pemahaman siswa tentang hak dan kewajiban hukum. Dukungan dari pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat juga sangat penting.
Dengan pendekatan yang tepat, pendidikan kewarganegaraan dapat banyak berkontribusi dalam pembentukan masyarakat yang taat pada hukum.