Ilustrasi

SUMENEP, limadetik.com – Pasca gempa bumi di Situbondo 6,4 skala richter (SR), korban di wilayah terdampak di Pulau Sapudi, Kecamatan Gayam, Sumenep, Jawa Timur telah menerima bantuan, salah satunya obat-obatan.

Namun, hal yang paling dibutuhkan korban gempa adalah tandon air bersih. Karena saat ini persediaan air bersih di Pulau Sapudi mulai berkurang. Sebagai antisipasi Polres Sumenep meminta Pemerintah Daerah untuk menyediakan tandon air bersih.

“Saya sedang koordinasi dengan Pemerintah Daerah, karena air bersih di Sapudi sangat dibutuhkan, terutama bagi korban gempa,” kata Kompol Abdul Mukti, Sabtu (13/10/2018).

Gempa 6,4 SR dua hari lalu menyebabkan sedikitnya tiga orang meninggal dunia, dan ratusan rumah rusak. Paling parah dampak gempa terjadi di Pulau Sapudi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi mengaku telah koordinasi dengan Camat Sapudi. Sehingga dipastikan persediaan air bersih tetap terjamin.

“Saya sudah koordinasi dengan Camat untuk menyediakan tandon air, termasuk armada untuk mengangkut air ke lokasi berdampak gempa,” tegasnya.

Sebab, sambung mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga itu sangat tidak memungkinkan jika sarana penyediaan air bersih dikirim dari daratan. Itu dikarenakan keterbatasan transportasi laut.

“Kalau mobilnya dan yang lain disediakan dari daratan membutuhkan waktu agak lama. Jadi, untuk sementara ini fasilitas penyediaan air bersih langsung disediakan disana,” tukasnya. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here