https://limadetik.com/

Pembekalan, Bupati Sebut Masa Depan Pamekasan Ada di Pundak para CPNS

  • Bagikan
1554473655425

PAMEKASAN, Limadetik.com — Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam menyatakan, masa depan Kabupaten ini antara 10 – 20 tahun kedepan ada di pundak para CPNS yang saat ini sudah menjadi bagian dari keluarga besar pemerintah setempat.

Demikian disampaikan Bupati Baddrut Tamam saat memberikan pembekalan kepada 331 CPNS di lingkungan Pemkab wilayah itu, Kamis (04/04/2019) kemarin.

https://limadetik.com/

“Saya ingin bertemu pertama panjenengan semua karena ingin kenal, kedua ingin tahu wajah – wajah CPNS Pamekasan, yang ketiga ingin mengucapkan selamat dan sukses kepada semuanya,” tuturnya.

Bupati Baddrut menyebut, bagi dirinya, masa depan Kabupaten Pamekasan ada di pundak para CPNS. “Baik tidaknya Kabupaten ini 10 – 20 tahun kedepan, itu ada di bapak ibu semuanya,” sambung bupati muda ini.

Menurut Baddrut Tamam, selagi masih awal mengabdi di pemerintahan di Kabupaten Pamekasan, ada beberapa hal yang perlu dikuatkan, tidak hanya di fikirkan, tetapi tertanam dalam hati sekalian semuanya.

Lebih lanjut Sekretaris PKB DPW Jawa Timur ini mengungkapkan, ada banyak orang salah paham tentang bagaimana menjadi seorang aparatur sipil negara (ASN).

“Tetangga saya, temen sekolah dulu sebelum jadi PNS, setiap ketemu dengan orang tuanya, yang lebih tua selalu hormat, takzim bahkan cium tangan. Setelah lulus menjadi PNS, justru ke tetangga merasa lebih congkak dan merasa diatasnya,” kata Bupati muda ini, bercerita.

Tak hanya itu, Baddrut Tamam juga menceritakan temennya yang kala itu menjadi kepala sekolah di salah satu SD. Sebelumnya, setiap bertemu dengan guru ngajinya itu pasti disalami dan dicium tangannya.

“Setelah itu, sudah tidak mau cium tangan. Bahkan saat guru ngajinya lewat, sudah tidak cium tangan lagi saat bersamaan. Saya tanya, kenapa sampean ini sudah tidak mau cium tangan lagi ?,” kata Bupati Baddrut, melanjutkan.” katanya.

Kemudian, Baddrut Tamam menyebut bahwa bagi temannya itu karena sudah merasa menjadi orang penting.

“Saya tanya, kenapa sampean sekarang kurang takzim hormat kepada guru setelah menjadi PNS ?,” kata Bupati muda ini.

“Saya ini kepala sekolah, beliau itu siapa,” lanjutnya menirukan sosok temannya itu.

Menurut Baddrut, ada pergeseran perilaku setelah sebagain orang menjadi PNS. Artinya, bagi mereka setelah menjadi PNS beranggapan banyak orang lain akan butuh pada dirinya.

“Sudut pandang seperti itu menurut saya itu tidak benar, bahwa posisi PNS yang akan ditempati oleh para panjenengan sekalian semuanya itu adalah merupakan alat pengabdian untuk menjadikan seluruh profesi dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” jelas Baddrut Tamam.

Di kesempatan itu, Bupati Baddrut juga menegaskan komitmennya untuk memberantas jual beli PNS, jual beli mutasi, maupun jual beli jabatan.

“Kalau ada yang bayar, laporkan ke saya, Itu tidak boleh dilakukaan oleh seorang abdi negara,” tegasnya disambut gemuruh tepuk tangan dari seluruh CPNS.

Bupati juga meminta CPNS agar dalam bekerja selalu tersenyum dalam melayani masyarakat.

“Buat lah bahagia bila melayani masyarakat. Dan, tips sukses berikutnya, takut pada Allah dan ibu kita,” pesan mantan anggoata DPRD Provinsi itu.

“Selamat bekerja, selamat mengabdi, selamat menunjukkan kinerja yang bagus, tunjukkan kerja dengan profesional.┬áTerus berjuang, terus mengabdi, bekerja profesional memiliki integritas yang bagus. Mudah-mudahan ada yang menjadi pemimpin di tahun-tahun yang akan datang,” pesannya.

Sebelumnya, sebanyak 331 CPNS formasi tahun 2018 telah resmi menerima petikan keputusan bupati Pamekasan tentang pengangkatan CPNS. Mereka terdiri dari 224 tenaga pendidikan, 65 orang diterima sebagai tenaga kesehatan dan 42 orang lainnya sebagai tenaga teknis. (arif/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan