Dua dari kiri Ketua Ghâlimpo' Dhu' Remmek, Mohammad Alwi, Kadisdik Moh. Tarsun, Danramil Pademawu, dan Syaifudin Suhri paling kanan.

PAMEKASAN, Limadetik.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan sangat mengapresiasi keberadaan Ghâlimpo Dhu’ Remmek (Abhundhu’ Rembhâgghâ Mekkasan) malanggheng Bhâsa tor Bhudhâjâ Madhurâ yang ikut serta memeriahkan Hardiknas 2019 di lapangan Nagara Bhakti Ronggosukowati, Kamis (2/5/2019).

“Pertama, tentu kaitannya dengan Dhu’ Remmek ini ya, jadi ini saya sangat apresiasi sekali bahwa ada komunitas untuk melestarikan bahasa dan budaya Madura,” kata Mohammad Alwi saat meninjau stan Pameran Ghâlimpo’ Dhu’ Remmek usai memimpin upacara Hardiknas 2019.

“Jadi nanti Dhu’ Remmek memberikan fasilitasi terhadap anak – anak SD, SMP dan SMA belajar bahasa Madura. Memang harus kita dilestarikan, Kalaupun misalnya di kurikulum masih kurang. Bukan tidak ada, tapi kurang, makanya mungkin bisa menambah ikut kegiatan ini,” sambung Asisten Ahli bidang pemerintahan dan pembangunan.

Alwi yang juga penasehat Ghâlimpo Dhu’ Remmek ini menuturkan, komunitas yang baru seumur jagung ini kegiatannya tidak terlalu protokoler. Sehingga, anggota yang tergabung dalam kelompok pelestarian bahasa dan budaya Madura ini bisa membantu siswa-siswi yang ingin belajar tanpa dipungut biaya.

“Mereka kan diluar bertanya dimana?, bisa langsung ke sekretariatnya, atau bisa bertemu di Arek Lancor setiap hari Minggu. Kegiatan mereka kan mobile, artinya kita jangan menunggu ada program khusus dari pemerintah daerah khusus ini. Masyarakat yang punya kepedulian ayo bersama kita,” jelas Alwi.

Diakui, kata mantan Plt Bupati Pamekasan ini, Bhâsa Madhurâ merupakan pelajaran yang paling sulit. Oleh karena itu, nanti oleh para guru menggunakan metode yang lebih fleksibel dan disukai oleh siswa-siswi.

“Belajar bahasa arab saja dulu sulit, tapi setelah ada iqra’ kita jadi enak belajar. Demikian juga dengan bahasa Madura,” lanjutnya.

Alwi berjanji, pemerintah daerah akan mendorong dan menfasilitasi. Setelah ini berjalan, Pemkab harus terlibat di dalamnya, termasuk memberikan anggaran juga melalui dinas pendidikan,” tandasnya.

(Arif/dyt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here