SUMENEP, limadetik.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur dan PCNU menggelar tasyakkuran Hari Santri Nasional (HSN), Rabu (24/10/2018) malam.
Acara yang digelar di depan masjid Jamik Sumenep dihadiri ribuan santri yang berasal dari berbagai kecamatan. Para santri dikirab dari depan kantor PCNU, Jalan Trunojoyo menuju depan Masjid Jamik.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pengurus PCNU Sumenep dan semua hadirin yang telah mengikuti tasyakkuran HSN ini,” kata Bupati Sumenep, A. Busyro Karim dalam sambutannya.
Pada kesempatan itu, Busyro juga menyampaikan kepada masyarakat, bahwa pada Sabtu (27/10/2018) malam Presiden RI Joko Widodo akan datang ke Sumenep untuk membuka acara Festifal Keraton dan Masyarakat Adad (FKMA) ASEAN V.
“Silahkan hadir dan menyaksikan. Ada 150 raja se ASEAN yang akan hadir di kabupaten tercinta ini,” tukasnya.
Dalam acara itu, tampak hadir juga Ketua PCNU Sumenep, KH. A. Pandji Taufik. Menurutnya tujuan dari kegiatan itu ialah untuk membangkitkan ‘ukhuwah islamiyah’ dan ‘ukhuwah wathaniyah’. Di samping itu, sebagai bukti pada bangsa bahwa santri memiliki komitmen yang kuat dan selalu siap mempertahankan Negara Kesatuan Ripublik Indonesia (NKRI) dari ancaman perpecahan.
“NKRI bagi NU harga mati yang harus diperjuangkan. NU akan membentengi negeri ini agar tetap damai berdampingan dengan segala perbedaan,” katanya. (hoki/rud)