https://limadetik.com/

Pengabdian pada Masyarakat (ABDIMAS) Universitas Trunojoyo Madura di Desa Aengtongtong Sumenep

  • Bagikan
Pengabdian pada Masyarakat (ABDIMAS) Universitas Trunojoyo Madura di Desa Aengtongtong Sumenep
FOTO: Peserta KKN-T UTM saat meninjau langsung tempat produsen keris di Desa Aeng Tongtong

SUMENEP, LimaDetik.Com – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) saat ini masih menerapkan pembelajaran daring. Selain itu Kuliah Kerja Nyata Tematik dilaksanakan sesuai dengan domisili mahasiswa masing-masing dikarenakan masa pandemi akibat Covid-19 masih belum berakhir.

Tema yang diusung adalah “Bangkit di Masa Pandemi”. Para mahasiswa yang melaksanakan Pengabdian masyarakat di wilayah masing-masing tetap diharuskan mematuhi protokol kesehatan.

https://limadetik.com/

Kuliah Kerja Nyata Tematik ini berlangsung sejak tanggal 21 Mei – 17 Juni 2021 yang dilaksanakan setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu yakni 3 hari dalam seminggu. Salah satu tempat yang menampung mahasiswa KKN adalah Desa Aengtongtong, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep.

“Program kerja yang dilaksanakan oleh salah satu mahasiswi KKN-T di desa kami Aengtongtong adalah Mengoptimalisasi digital marketing pada produksi keris melalui media sosial. Dalam melaksanakan proker ini mahasiswi KKN-T bekerja sama dengan produsen keris yang ada di Desa Aengtongtong (termasuk saya seendiri) untuk mengoptimalkan penjualan secara online melalui media sosial” kata Bapak Khalid salah satu Produsen keris, Rabu (7/7/2021).

Lebih lanjut Khalid mengatakan, sebagai masyarakat Aengtongtong dirinya juga seorang pengrajin keris mengapresiasi akan kegiatan KKN-T Mahsiswa Uiversitas Trunojoyo Madura.

Baca juga: Pengabdian pada Masyarakat Universitas Trunojoyo Madura di Kecamatan Saronggi

“Kami sebagai masyarakat Aengtongtong dan sebagai pengrajin keris tentunya sangat mengapresiasi program kerja yang dilaksanakan oleh mahasiswi KKN, mereka membantu memperluas penjualan produk kami melalui akun media sosial mereka.” ujarny.

Sementara itu, Fengki Andreadi, salah satu aparat desa Aengtongtong menjelaskan, bahwa telah mendukung semua kegiatan mahasiswa yang tengah menjalankan program kerja KKN-T selama tidak melanggar protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, mengingat saat ini masih diberlakukannya PPKM Darurat

“Mahasiswi KKN memang diberikan kebebasan untuk melakukan program kerja sesuai dengan keinginan mereka, akan tetapi program kerja tersebut haruslah dilaksanakan dengan menggunakan protokol kesehatan dan diusahakan untuk tidak mengundang kerumunan sesuai dengan anjuran pemerintah” terang Fengki Andreadi.

Selain itu, Andre juga menjelaskan, terkait kegiatan mahasiswa di desa Aengtongtong masyarakat berharap akan membawa dampak yang jauh lebih baik dan bermanfaat, sehingga rasa simpatik masyarakat tetap terjaga.

“Masyarakat Aengtongtong sangat welcome dengan adanya Program kerja yang digelar oleh mahasiswi KKN dan diharapkan program kerja yang diadakan akan berdampak baik dan bermanfaat untuk kedepannya” ungkapnya.

Seperti diketahui, Program kerja (Proker) yang digelar oleh peserta KKN memang telah disesuaikan dengan tema yang telah ditentukan yakni “Bangkit di Masa Pandemi” di mana setiap kegiatan yang dilakukan haruslah mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Penulis : Nur Diana Khalida
Editor : Wahyu
Publishar : Lisa

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan