Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan bagi Mahasiswa dalam Pembentukan Identitas Diri
Oleh : Sinta Aulia
Prodi : Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan
Fakultas : Fakultas Teknik
Universitas Negeri Yogyakarta
________________________________
OPINI – Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu komponen penting dalam sistem pendidikan yang membantu mahasiswa memahami hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara. Di era globalisasi ini, di mana nilai-nilai dan budaya dari berbagai negara saling bertemu, memiliki identitas diri yang kuat menjadi semakin penting.
Pendidikan Kewarganegaraan berperan dalam membantu mahasiswa membangun dan memahami identitas diri mereka. Hal itu yang nantinya akan mempengaruhi cara mereka untuk berinteraksi dengan orang lain.
Pendidikan Kewarganegaraan membantu mahasiswa untuk mengenal sejarah dan budaya bangsa mereka. Dengan mempelajari latar belakang negara mereka, mahasiswa dapat memahami nilai-nilai yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Rasa bangga terhadap sejarah dan budaya ini akan mendorong mereka untuk lebih menghargai identitas nasional dan merasa memiliki tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
Kedua, Pendidikan Kewarganegaraan juga mengajarkan mahasiswa tentang keberagaman. Di Indonesia, negara yang dikenal dengan keberagaman suku, agama, dan budaya, pemahaman tentang adanya perbedaan sangatlah penting.
Dengan belajar untuk menghargai perbedaan ini, mahasiswa dapat mengembangkan sikap toleransi dan saling menghormati antar keberagaman tersebut. Sikap ini menjadi bagian dari identitas diri yang positif dalam menjaga keharmonisan sosial.
Selain itu, Pendidikan Kewarganegaraan mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis tentang isu-isu dan persoalan sosial yang ada. Dengan adanya diskusi dan debat, mahasiswa diajak untuk menyampaikan dan mengeluarkan pendapat mereka mengenai berbagai masalah yang sedang dihadapi masyarakat.
Hal ini dapat membantu mereka untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan mengambil penyelesaian mengenai isu-isu dan persoalan penting. Identitas diri mereka akan semakin kuat ketika mereka memiliki pemahaman yang baik tentang isu-isu dan persoalan tersebut.
Namun, tentunya terdapat tantangan dalam pelaksanaan Pendidikan Kewarganegaraan yang efektif. Beberapa mahasiswa mungkin merasa materi yang diajarkan kurang menarik atau kurang relevan dengan kehidupan mereka.
Oleh karena itu, penting bagi tenaga pendidik untuk menggunakan metode pembelajaran yang lebih interaktif, seperti membuat proyek atau penggunaan teknologi dan media sosial dalam proses belajar. Dengan cara ini, mahasiswa dapat merasakan secara langsung manfaat Pendidikan Kewarganegaraan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peranan penting dalam pembentukan identitas diri mahasiswa. Melalui pemahaman tentang sejarah, keberagaman, serta isu-isu dan persoalan sosial, mahasiswa dapat mengembangkan identitas yang kuat dan positif. Identitas ini tidak hanya membuat mereka memahami diri sendiri, tetapi juga untuk turut berkontribusi dalam masyarakat.
Oleh karena itu, perlu adanya perhatian terhadap Pendidikan Kewarganegaraan agar dapat memberikan dampak yang maksimal dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berpikir kritis, memiliki identitas diri yang baik, dan bertanggung jawab.