Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Generasi Muda yang Cerdas dan Peduli
Oleh : Achmad Syahri Ramadhan
Fakultas : Teknik
Prodi : Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan
Universitas Negeri Yogyakarta
________________________________
OPINI – Pendidikan kewarganegaraan (PKN) berperan penting dalam membentuk karakter dan sikap generasi muda. Ketika dinamika sosial dan politik menjadi semakin kompleks, PKN memberikan landasan yang kuat bagi generasi muda untuk memahami dan menjalankan hak dan tanggung jawab mereka sebagai warga negara. Namun, meskipun PKN mempunyai dampak besar terhadap perkembangan intelektual dan sosial generasi mendatang, urgensinya seringkali kurang mendapat perhatian.
1.Mengajarkan nilai-nilai dasar kewarganegaraan
PKN mengajarkan tidak hanya peraturan perundang-undangan, tetapi juga nilai-nilai dasar yang membentuk karakter seseorang. Memahami prinsip-prinsip seperti demokrasi, keadilan dan hak asasi manusia akan membantu generasi muda mengembangkan sikap yang lebih bijaksana dan bertanggung jawab.
Pelatihan ini mengajarkan mereka untuk menghargai perbedaan, memahami tanggung jawab sosial, dan berperan aktif dalam proses demokrasi, sehingga menjadikan mereka manusia yang cerdas dan peduli.
2. Membekali Pengetahuan dan Keterampilan Praktis
PKN memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang penting. Misalnya, pemahaman tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara, cara berpartisipasi dalam pemilihan umum, serta cara menyelesaikan konflik secara damai.
Keterampilan ini sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari dan membantu generasi muda menghadapi tantangan sosial dengan lebih baik. Dengan bekal ini, mereka tidak hanya menjadi lebih siap dalam menghadapi permasalahan, tetapi juga lebih proaktif dalam mencari solusi.
3. Meningkatan kepedulian sosial
Salah satu aspek penting dari PKN adalah kemampuannya dalam meningkatkan kepedulian sosial. Generasi muda yang memahami dan menghargai perannya dalam masyarakat cenderung lebih terlibat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Mereka menjadi lebih peka terhadap isu-isu yang mempengaruhi komunitas mereka dan lebih termotivasi untuk menciptakan perubahan positif. Hal ini tidak hanya menguntungkan mereka tetapi juga masyarakat secara keseluruhan, sehingga menciptakan siklus kebajikan yang berkelanjutan.
4. Menghadapi Tantangan Global
Di era globalisasi, pemahaman tentang kewarganegaraan lokal harus diimbangi dengan kesadaran akan isu-isu global. PKN memberikan perspektif yang luas tentang bagaimana individu dapat berkontribusi tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global.
Pendidikan ini membantu generasi muda memahami keterkaitan antara berbagai masalah global seperti perubahan iklim, migrasi, dan ketidaksetaraan ekonomi, serta mengembangkan sikap yang lebih inklusif dan solutif.
5. Membangun Komitmen Terhadap Demokrasi
Akhirnya, PKN membangun komitmen terhadap prinsip-prinsip demokrasi dan pemerintahan yang baik. Generasi muda yang mendapatkan pendidikan kewarganegaraan yang baik akan lebih memahami pentingnya partisipasi aktif dalam sistem demokrasi, menghargai hukum, dan mendukung kebijakan yang adil.
Mereka akan lebih siap untuk menjadi pemimpin masa depan yang mengutamakan kepentingan bersama dan berpegang pada prinsip-prinsip demokrasi yang sehat.
Secara keseluruhan, PKN berfungsi sebagai landasan dalam pembentukan karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar mereka.
Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa PKN mendapatkan perhatian yang layak dalam kurikulum pendidikan dan diterapkan secara efektif di sekolah-sekolah. Hanya dengan demikian kita dapat mencetak generasi masa depan yang tidak hanya terampil dan berpengetahuan, tetapi juga memiliki komitmen yang kuat terhadap nilai-nilai kewarganegaraan yang luhur.